Empat Karyawan Meninggal dalam Ledakan PT SPS Lamongan, Manajemen Pastikan Dampingi Keluarga Korban

Empat Karyawan Meninggal dalam Ledakan PT SPS Lamongan, Manajemen Pastikan Dampingi Keluarga Korban
Pabrik Bata ringan PT Superior Prima Sukses di Desa Warukulon Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan.(Suprapto)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Musibah kecelakaan kerja di fasilitas produksi PT Superior Prima Sukses Tbk (SPS), produsen bata ringan merek BLESSCON di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, menelan empat korban jiwa.

Ledakan yang terjadi pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 00.30 WIB tersebut menyebabkan tujuh karyawan menjadi korban. Hingga Jumat (18/9/2026), empat korban dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

Manajemen PT SPS menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Perusahaan memastikan pendampingan terhadap korban maupun keluarga korban terus dilakukan, termasuk dalam proses penanganan dan pemenuhan hak-hak mereka.

Manager HRD PT Superior Prima Sukses Tbk, Roni, mengatakan pihaknya telah menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban.

Baca juga : Bupati Lamongan Mutasi 60 Pejabat Eselon III dan IV, Sejumlah Camat dan Lurah Berganti

“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Korban dan keluarga merupakan prioritas utama kami. Perusahaan memberikan perhatian, pendampingan langsung, serta memastikan seluruh hak-hak korban dan keluarga dipenuhi secara maksimal sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Roni, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Roni, saat kejadian perusahaan langsung menjalankan prosedur penanganan darurat dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Pendampingan terhadap keluarga korban juga terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi masing-masing.

Kecelakaan tersebut terjadi ketika tujuh karyawan sedang menjalankan aktivitas shift malam secara bersama-sama di ruang Pengendapan. Saat bekerja, sebuah tabung alat kerja tiba-tiba meledak dan memicu kobaran api serta hawa panas di sekitar ruangan.

Ledakan tersebut mengakibatkan seluruh pekerja mengalami luka, sebagian besar berupa luka bakar. Tiga korban yang masih selamat hingga kini mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

Terkait kronologi maupun penyebab pasti ledakan, Roni menegaskan bahwa perusahaan masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan bersama kepolisian dan instansi berwenang.

Baca juga : Pos Ojol Kamtibmas Polres Kediri Dioptimalkan, Perkuat Deteksi Dini

“Kami sangat menghormati proses investigasi yang berjalan dan tidak ingin mendahului kesimpulan resmi. Kami berharap seluruh pihak dapat memberikan ruang agar fakta kejadian dapat terungkap secara utuh berdasarkan informasi terverifikasi,” jelasnya.

Peristiwa tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan untuk melakukan peninjauan menyeluruh terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh lingkungan operasional.

Roni memastikan perusahaan akan melakukan langkah perbaikan dan memperkuat standar keselamatan kerja sebagai bagian dari evaluasi pascakejadian.

“Hal terpenting bagi kami saat ini adalah memastikan penanganan terbaik untuk korban dan keluarga. Di sisi lain, evaluasi total kami lakukan agar prioritas keselamatan kerja senantiasa terjaga,” tegas Roni.

Di tengah proses penanganan musibah, PT SPS juga mengambil sejumlah langkah kontingensi agar aktivitas produksi dan rantai pasok tetap berjalan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan pelanggan dan masyarakat.

Manajemen PT SPS menegaskan komitmennya untuk tetap kooperatif dengan seluruh pihak berwenang selama proses investigasi berlangsung. Perusahaan juga menyatakan siap menyampaikan perkembangan berdasarkan fakta resmi yang diperoleh dari hasil penyelidikan.

Sementara itu, tiga korban yang masih menjalani perawatan di Surabaya terus mendapatkan penanganan medis. Perusahaan memastikan pendampingan kepada korban dan keluarga tetap menjadi prioritas hingga proses pemulihan berlangsung.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *