Jombang, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 3.403 pelajar dari 70 sekolah di Kabupaten Jombang ambil bagian dalam Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Piala Bupati Jombang 2026 tingkat SMP. Kompetisi tersebut resmi dimulai setelah dibuka Bupati Jombang Warsubi S.H., M.Si di GOR Merdeka Jombang, Senin (21/9/2026).
POPKAB tahun ini mempertandingkan 10 cabang olahraga, mulai dari sepak bola, bola voli, bola basket, sepak takraw, atletik, karate, pencak silat, pickleball, tenis meja hingga panjat tebing.
Peserta berasal dari 70 satuan pendidikan yang terdiri atas 47 SMP negeri, 22 SMP swasta serta Sekolah Rakyat Terintegrasi. Mereka akan mengikuti rangkaian pertandingan yang berlangsung mulai 21 September hingga 13 Oktober 2026.
Sejumlah venue disiapkan untuk mendukung pelaksanaan kompetisi. Pertandingan digelar di antaranya di GOR Merdeka, Stadion Merdeka, Dojo Mahameru, Lapangan Desa Keras, Lapangan Desa Mancar, SMPN 2 Peterongan, SMPN 3 Peterongan dan Lapangan Tenis Indoor.
Baca juga : Diduga Korsleting Mesin Cuci, Bekas Kandang Sapi di Papar Kediri Terbakar
Saat membuka kegiatan, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan POPKAB 2026. Menurutnya, kompetisi olahraga pelajar tidak hanya menjadi ajang untuk mencari juara, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa.
Ia menyebut nilai-nilai seperti disiplin, kerja keras, semangat juang dan sportivitas perlu ditanamkan melalui kegiatan olahraga. Karena itu, para peserta diminta tidak hanya berorientasi pada hasil akhir pertandingan.
“Kemenangan bukanlah segalanya. Yang terpenting adalah usaha dan semangat juang yang kalian tunjukkan. Juara sejati tidak dibentuk hanya dalam satu hari, tetapi dibentuk dari tetesan keringat dan kerja keras yang tidak pernah berhenti,” ujar Warsubi yang akrab disapa Abah Warsubi dalam rilisnya, Selasa (22/9/2026).
Pesan serupa juga disampaikan kepada guru pendamping dan pelatih. Mereka diharapkan terus memberikan motivasi sekaligus mendampingi para pelajar agar mampu mengembangkan kemampuan secara optimal.
Baca juga : Sampah Kediri Capai 850 Ton per Hari, Berpeluang Diolah Menjadi Energi Listrik
Sementara kepada wasit dan juri, Bupati menekankan pentingnya menjaga profesionalitas selama pertandingan. Integritas dan sikap objektif dinilai menjadi bagian penting untuk menciptakan kompetisi yang sehat sekaligus memberikan pengalaman positif bagi para atlet muda.
“Jaga integritas. Pimpinlah setiap pertandingan secara adil, objektif, dan profesional,” tegasnya.
Ketua Panitia POPKAB 2026 Bangun Sukoco menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memetakan sekaligus mengembangkan potensi atlet pelajar di Kabupaten Jombang.
Melalui kompetisi ini, atlet-atlet muda yang memiliki kemampuan dan prestasi diharapkan dapat terus dibina sehingga mampu melanjutkan kiprah ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
“Maksud dan tujuan acara ini diselenggarakan untuk menjaring dan mengidentifikasi potensi atlet pelajar yang dapat dikembangkan pada kompetisi yang lebih tinggi serta menanamkan nilai-nilai sportivitas sejak dini,” pungkas Bangun.
Pembukaan POPKAB 2026 turut diwarnai berbagai penampilan dari para pelajar. Di antaranya atraksi Paskibra SMPN 1 Peterongan, peragaan seni bela diri Wushu dari SMPN 1 Sumobito, tari Tanjung Gumirang oleh SMPN 3 Jombang serta penampilan menyanyi solo dari SMPN 3 Peterongan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, staf ahli, asisten, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Disporapar, perwakilan KONI, pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), para kepala SMP se-Kabupaten Jombang serta seluruh peserta POPKAB 2026 Piala Bupati Jombang.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, pelatih, guru pendamping dan berbagai pihak terkait, POPKAB 2026 diharapkan menjadi bagian dari pembinaan olahraga pelajar sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet muda Jombang yang mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional hingga internasional.***
Reporter: Taufiqur Rachman
Editor : Hadiyin





