Jombang, LINGKARWILIS.COM – Tiga warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, tercatat menjadi korban musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Kepulauan Masalembu. Satu di antaranya selamat, sedangkan dua lainnya ditemukan setelah dilakukan pencarian selama beberapa hari.
Staf Kesra sekaligus Mudin Desa Bulurejo, Khairul Ibad, mengatakan kabar ditemukannya korban menjadi kelegaan bagi keluarga. Terlebih, proses pencarian korban KM Virgo Transport 8 berlangsung cukup lama.
“Informasinya ada tiga warga Desa Bulurejo yang menjadi korban musibah tenggelamnya kapal Virgo 8. Alhamdulillah, dua sudah ditemukan, yaitu Mas Yahya dan Mas Surono,” kata Khairul saat dikonfirmasi, Rabu (30/9/2026) siang.
Yahya diketahui merupakan sopir truk pengangkut sayur yang berangkat bersama Surono, yang bekerja sebagai kernet. Yahya selamat dalam insiden tersebut, sementara Surono ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah 13 hari pencarian.
Baca juga : PTM Jois Club Jombang Genjot Latihan Atlet Muda Jelang Porprov Jatim 2027
Jenazah Surono telah dipulangkan ke Desa Bulurejo dan dimakamkan di pemakaman desa pada Selasa (29/9/2026).
Sementara itu, Gondham Prakoso yang disebut sebagai anak buah kapal (ABK) KM Virgo Transport 8 juga telah ditemukan. Sebelumnya, Gondham menjadi satu-satunya warga Bulurejo yang masih dinyatakan belum ditemukan.
Khairul mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima keluarga, Gondham berada di kapal saat musibah terjadi. Namun, pihak desa sebelumnya belum mengetahui secara rinci posisi maupun tugas Gondham di kapal tersebut.
Kabar terbaru mengenai Gondham diterima melalui status WhatsApp keluarganya pada Rabu (30/9/2026) sore. Pesan tersebut berisi ungkapan duka sekaligus rasa bangga keluarga atas perjuangan Gondham.
“Innalilahiwainnailaihirojiun, dik selesai sudah pertandingan pean dan pean udh jadi pemenangnya, aku bangga dik SM pean korbankan diri demi menyelamatkan banyak nyawa. Semoga Khusnul khotimah dik, perjuanganmu TDK akan sia2 dik dan Alloh lebih sayang pean, selamat jalan Adikku,” tulis keluarga Gondham sekitar pukul 16.13 WIB.
Keluarga juga menuliskan harapan agar proses kepulangan Gondham berjalan lancar.
Baca juga : Tawon Vespa Ganggu Warga, Damkar Kediri Evakuasi Sarang di Atap Rumah
“Semoga perjalanan pean besok diberi kelancaran dik….sampai di rmh …..aku bangga Karo pean dik,” tulisnya sekitar pukul 16.26 WIB.
Khairul sebelumnya mengungkapkan, keluarga dan warga Bulurejo sangat menantikan kepastian mengenai keberadaan Gondham. Terlebih, Gondham diketahui masih memiliki anak yang masih kecil.
“Kita tahu Mas Gondham juga punya anak kecil yang setiap hari memanggil ayah. Mudah-mudahan ada kabar baik, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi anak, keluarga dan lingkungannya,” tuturnya.
Menurut Khairul, banyak warga Desa Bulurejo yang bekerja di luar daerah, terutama di wilayah Kalimantan. Sebagian di antaranya menjalankan usaha pengiriman barang maupun mencari barang bekas atau rosok.
Surono, misalnya, disebut memiliki aktivitas pengiriman barang ke Banjarmasin. Berdasarkan keterangan keluarga, perjalanan menuju Kalimantan biasanya dilakukan menggunakan kapal.
“Biasanya menggunakan jasa kapal. Kebetulan saat itu barang yang dibawa ke Banjarmasin adalah sayur-sayuran, bukan rosok. Kemungkinan saat berangkat membawa sayuran, kemudian pulangnya membawa rosok agar perjalanan pulang-pergi tetap ada muatannya,” jelas Khairul.
Sebelumnya diberitakan, KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Tanjung Perak, Surabaya, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026).
Surono dinyatakan hilang setelah kapal terbalik dan tenggelam. Ia kemudian ditemukan pada Minggu (27/9/2026) dalam kondisi meninggal dunia.
Kabar penemuan Surono diterima keluarga pada Minggu malam setelah waktu Magrib. Informasi tersebut disampaikan pihak kepolisian berdasarkan hasil pencarian dan proses identifikasi korban.
Ari Supriyatin, adik ipar Surono, mengatakan keluarga mendapatkan informasi dari Polda Banjarmasin mengenai ditemukannya korban yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan data yang sebelumnya diberikan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI).
“Kita dapat kabar dari Polda Banjarmasin itu hari Minggu malam, sekitar habis Magrib. Disampaikan kalau ditemukan korban lagi yang identik dengan ciri-ciri yang kita berikan waktu memberikan keterangan di tim DVI Tanjung Perak,” kata Ari saat ditemui di rumah duka, Selasa (29/9/2026).
Keluarga kemudian menerima sejumlah foto korban yang beredar melalui grup komunikasi Basarnas. Dari foto tersebut, keluarga mencermati sejumlah ciri fisik yang masih dapat dikenali, salah satunya tato berbentuk seperti belati di tangan kanan Surono.
“Melihat dari bentuk badan, bentuk kaki-kakinya, kita punya insting bahwa salah satu dari foto itu kakak saya,” ujarnya.
Dengan ditemukannya Gondham, seluruh warga Desa Bulurejo yang sebelumnya dilaporkan menjadi korban KM Virgo Transport 8 kini telah ditemukan. Yahya selamat, sedangkan Surono dan Gondham ditemukan setelah proses pencarian.***
Reporter: Taufiqur Rachman
Editor : Hadiyin





