Harga Cabai Keriting di Kediri Tembus Rp65 Ribu per Kilogram, Rawit Capai Rp70 Ribu

Harga Cabai Keriting di Kediri Tembus Rp65 Ribu per Kilogram, Rawit Capai Rp70 Ribu
Pedagang pasar besar Pamenang Pare (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Harga sejumlah komoditas hortikultura di Kabupaten Kediri mengalami kenaikan di tengah musim kemarau panjang dan cuaca panas ekstrem. Harga cabai keriting kini mencapai Rp65.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit dijual Rp70.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas tomat. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp3.000 per kilogram, kini harganya naik menjadi Rp6.000 per kilogram.

Suyoko (55), petani cabai asal Kecamatan Ringinrejo, mengaku senang dengan kenaikan harga cabai dan tomat tersebut. Meski demikian, ia menyadari harga komoditas pertanian bisa berubah sewaktu-waktu, baik naik maupun turun.

Menurutnya, dalam sepuluh hari terakhir, harga cabai keriting, cabai rawit, dan tomat relatif bertahan pada level tinggi dibandingkan periode sebelumnya.

Baca juga : Ditinggal Pergi Pemiliknya, Rumah di Jong Biru Kediri Ludes Terbakar

“Saat ini di Kabupaten Kediri belum panen raya cabai. Namun, dari tanaman yang kami miliki, kami senang karena tidak terpengaruh oleh cuaca saat musim kemarau panjang ini. Kami tetap mewaspadai adanya virus kuning yang sewaktu-waktu bisa menyerang dan mengantisipasinya melalui perawatan serta penyemprotan hama yang lebih maksimal,” katanya.

Suyoko menambahkan, permintaan pasar terhadap cabai rawit, cabai keriting, dan tomat saat ini cukup tinggi. Hasil panen yang dijualnya bahkan langsung ditampung oleh pedagang besar.

Untuk menjaga kualitas hasil panen, ia memberikan perhatian khusus pada kecukupan pengairan, perawatan tanaman, serta pengendalian hama dan penyakit, termasuk virus kuning yang berpotensi menyerang tanaman cabai.

Baca juga : BPBD Kabupaten Kediri Intensif Suplai Air Bersih ke Desa Ponggok dan Surat

“Seperti biasanya, sekali petik kami bisa mendapatkan 80 kilogram dan langsung kami jual ke pasar. Sengaja tidak kami simpan di rumah agar tidak membusuk, dengan maksud cabai tetap segar dan bagus kualitasnya,” imbuhnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *