Sempat Dilaporkan Hilang, Bocah 10 Tahun di Sukodadi Lamongan Ditemukan Tewas di Telaga

Sempat Dilaporkan Hilang, Bocah 10 Tahun di Sukodadi Lamongan Ditemukan Tewas di Telaga
Kapolsek Sukodadi AKP Joshua Peter Krisnawan saat melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi .(Ist)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Seorang bocah berusia 10 tahun, Muhammat Rozy Saputra, ditemukan meninggal dunia di telaga Desa Sukodadi, Dusun Sumlaran, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Rabu (14/10/2026) malam. Sebelumnya, korban sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak sore hari.

Kapolsek Sukodadi AKP Joshua Peter Krisnawan melalui Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan kejadian tersebut. Polisi menerima laporan dari warga sekitar pukul 20.45 WIB setelah korban ditemukan di telaga dalam kondisi meninggal dunia.

“Petugas piket Polsek Sukodadi bersama Unit Reskrim langsung menuju ke lokasi kejadian (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat bahwa telah ditemukan anak meninggal dunia akibat tenggelam di Telaga Desa Sukodadi, Dusun Sumlaran,” terang Ipda M. Hamzaid, Kamis (15/10/2026).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban terakhir kali terlihat sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, ia sedang duduk dan bermain seorang diri di bawah pohon mangga di sebelah rumahnya.

Baca juga : Munif Syarif Terpilih Jadi Ketua KONI Lamongan 2026–2030, Fokus Persiapan Porprov Jatim 2027

Salah seorang saksi sempat menanyakan kegiatan yang dilakukan korban. Namun, bocah tersebut hanya menatap dan tersenyum tanpa memberikan jawaban.

Sekitar pukul 17.30 WIB, ibu kandung korban pulang setelah bekerja menjaga warung soto di Desa Kramat, Kecamatan Tikung. Setibanya di rumah, ia mendapati anaknya tidak berada di tempat. Sementara itu, sandal yang biasa digunakan korban terlihat berada di depan pintu rumah.

Merasa khawatir, ibu korban bersama nenek dan warga sekitar segera melakukan pencarian. Mereka menyisir area sekitar rumah hingga menuju telaga Desa Sukodadi.

Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan di telaga sekitar pukul 20.45 WIB dalam kondisi tidak bernyawa.

“Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan di telaga sekitar pukul 20.45 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ungkap Ipda Hamzaid.

Warga bersama petugas Polsek Sukodadi dan tenaga medis Puskesmas Sukodadi kemudian mengevakuasi korban ke instalasi gawat darurat (IGD) puskesmas setempat untuk pemeriksaan awal. Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya perdarahan pada hidung dan mulut serta luka lecet pada kedua daun telinga korban.

Baca juga : Baru Sebulan Diperbaiki, Jalan Raya Bulupasar Pagu Kediri Kembali Rusak dan Retak

Polisi juga melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk menyelidiki kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda luka lebam maupun bekas penganiayaan fisik pada tubuh korban.

Ipda Hamzaid menambahkan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban diketahui gemar mencari ikan di sekitar tempat tinggalnya. Pada hari kejadian, korban juga tidak mengikuti kegiatan mengaji yang biasanya berlangsung pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.

“Sehari-hari korban berperilaku baik dan tidak pernah ada masalah atau konflik dengan siapa pun,” jelasnya.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak meminta dilakukan autopsi lanjutan.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *