MALANG, LINGKARWILIS.COM – Seorang pria lanjut usia bernama Saimin (76), warga Dusun Bonjagung, Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, dilaporkan hilang sejak Selasa (3/11). Hingga Rabu (4/11), keberadaan pria tersebut belum diketahui.
Keluarga mulai khawatir setelah Saimin tidak kunjung pulang usai berpamitan pergi ke sawah. Terlebih, sepeda motor yang dibawanya ditemukan terparkir di sebuah gubuk dekat area persawahan, sementara pemiliknya tidak berada di lokasi.
Kapolsek Kasembon AKP Sugihartono menjelaskan, sebelum dilaporkan hilang, Saimin diketahui menuju kawasan persawahan di Dusun Pait Utara. Kegiatan tersebut sudah biasa dilakukan korban.
Namun, hingga sekitar pukul 17.00 WIB, Saimin belum juga kembali ke rumah. Keluarga kemudian mendatangi persawahan untuk mencari keberadaannya.
Setibanya di lokasi, mereka hanya menemukan sepeda motor milik Saimin di sebuah gubuk. Korban tidak terlihat di sekitar tempat tersebut.
Baca juga : Video Dugaan Bullying Anak di Gondanglegi Viral, Polres Malang Fasilitasi Mediasi
“Anaknya kemudian menuju ke sawah untuk menjemput Pak Saimin. Saat tiba di lokasi itu cuma ditemukan sepeda motornya saja, sedangkan Pak Saimin tidak ada,” ungkap Sugihartono, Rabu (4/11).
Keluarga selanjutnya mencari informasi dengan menanyakan keberadaan Saimin kepada warga sekitar. Dari keterangan dua warga, Jianto dan Priyono, korban sempat terlihat di lokasi yang berjarak sekitar tiga kilometer dari tempat sepeda motornya ditemukan.
Saimin disebut berjalan ke arah kawasan hutan mahoni. Ada pula informasi yang menyebut korban sempat berada di sekitar hutan kopi sebelum mengarah ke kawasan hutan mahoni.
Kendati demikian, saat keluarga bersama sejumlah saksi mendatangi lokasi yang dimaksud, Saimin sudah tidak ditemukan.
Setelah pencarian secara mandiri tidak membuahkan hasil, keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Kasembon.
Baca juga :Lalai Mengawasi Pembakaran Sampah, Rumpun Bambu di Tarokan Kediri Dilalap Api
Polisi kemudian berkoordinasi dengan personel TNI, Perhutani, serta masyarakat untuk melakukan pencarian. Penyisiran dimulai sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari dengan menyusuri sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat terakhir korban terlihat.
Upaya tersebut belum membuahkan hasil. Petugas belum menemukan tanda-tanda yang dapat mengungkap keberadaan Saimin.
“Kita lakukan pencarian mulai Magrib sampai subuh tadi, cuma masih belum ditemukan baik tanda-tanda apa pun. Saat ini pencarian masih terus berjalan dan saya sudah berkomunikasi dengan tim SAR,” jelas Sugihartono.
Polsek Kasembon juga telah menjalin komunikasi dengan Tim SAR Malang untuk memperkuat proses pencarian. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah lanjutan apabila dalam waktu 24 jam korban belum berhasil ditemukan.
Kondisi Saimin yang diketahui memiliki riwayat mudah lupa menjadi salah satu hal yang dikhawatirkan keluarga. Mereka cemas korban kesulitan mengenali arah jalan pulang, terutama jika telah memasuki kawasan hutan.
Hingga Rabu (4/11), tim gabungan masih menyisir sejumlah titik di wilayah Desa Pait, mulai dari area persawahan, hutan kopi, hingga hutan mahoni.
Keluarga berharap Saimin segera ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara itu, petugas gabungan terus melanjutkan pencarian untuk memastikan keberadaan pria lanjut usia tersebut.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





