Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Warga Kalikapas, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, mengeluhkan dampak debu dan bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pabrik aspal di lingkungan mereka. Keluhan tersebut ramai diperbincangkan setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi permukiman terdampak beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman video tersebut, terlihat debu dan asap mengepul di sekitar area operasional pabrik. Debu berwarna gelap juga tampak menempel di lantai rumah, teras, hingga masuk ke kamar warga.
Dampak yang dikeluhkan warga tidak hanya dirasakan di lingkungan tempat tinggal, tetapi juga menyentuh aktivitas usaha kecil. Seorang warga memperlihatkan sejumlah botol minuman dan barang dagangan di warungnya yang tertutup debu sehingga dikhawatirkan mengganggu kenyamanan pembeli.
Seorang warga perempuan paruh baya dalam video itu mengungkapkan bahwa debu dan bau dari aktivitas pabrik mengganggu kegiatan sehari-hari. Ia juga khawatir paparan tersebut berdampak terhadap kesehatan warga, terutama karena bau menyengat disebut kerap tercium pada malam hari.
Baca juga : Utang Piutang Diduga Jadi Pemicu, Pria 68 Tahun Bacok Ibu dan Anak di Sukorame Lamongan
“Yang dirasa pertama ya itu susah dan capek, masalah kesehatan juga terdampak, kan ada baunya. Baunya itu di waktu tengah malam, yang sering itu,” ujarnya.
Selain persoalan debu dan bau, warga juga menyoroti aktivitas kendaraan angkutan yang berkaitan dengan operasional pabrik. Truk pengangkut bahan material disebut kerap parkir di bahu jalan depan permukiman. Warga juga mengeluhkan adanya sampah yang dibuang sembarangan di sekitar lingkungan mereka.
Kondisi tersebut dinilai menambah ketidaknyamanan warga, sekaligus berpotensi mengganggu aktivitas usaha masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Melalui unggahan video tersebut, warga menyampaikan permohonan agar pemerintah daerah memberikan perhatian dan membantu mencari solusi atas persoalan yang mereka alami. Mereka secara khusus meminta Bupati Lamongan dan anggota DPRD Kabupaten Lamongan turun tangan menindaklanjuti keluhan tersebut.
“Yang terhormat Bapak Bupati dan Bapak DPRD Lamongan, mohon untuk bantuannya untuk bisa mengatasi masalah kami orang kecil yang terdampak pabrik aspal ini,” tutur warga tersebut.
Baca juga : Baru Sebulan Diperbaiki, Jalan Raya Bulupasar Pagu Kediri Kembali Rusak dan Retak
Warga berharap pemerintah daerah menindaklanjuti keluhan itu melalui pemeriksaan kondisi lingkungan serta evaluasi terhadap pengelolaan dampak lingkungan dari aktivitas pabrik aspal di Kalikapas.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari pihak pengelola pabrik maupun pemerintah daerah mengenai keluhan warga tersebut. Karena itu, dugaan sumber pencemaran dan dampaknya masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin






Response (1)