Haji 2027 Kabupaten Kediri Dipastikan Berangkat dari Bandara Dhoho, Ini Penjelasan Kemenhaj

Haji 2027 Kabupaten Kediri Dipastikan Berangkat dari Bandara Dhoho, Ini Penjelasan Kemenhaj
Drs. KH. Kholig Nawawi Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhan) Kabupaten Kediri (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Kediri memastikan Bandara Internasional Dhoho Kediri akan menjadi titik keberangkatan jamaah haji pada 2027. Namun, mekanisme penerbangan, apakah langsung menuju Arab Saudi atau melalui transit, masih menunggu arahan dari Kemenhaj RI dan Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Jawa Timur.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Kediri, Drs. KH. Kholig Nawawi, menyampaikan bahwa Bandara Dhoho dipersiapkan untuk melayani keberangkatan jamaah haji pada 2027. Adapun kepastian rute penerbangan masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat dan pihak terkait.

“Untuk jamaah haji yang berangkat dari Bandara Dhoho Kediri tidak saja dari Kabupaten/Kota Kediri, namun Kabupaten/Kota yang berada di wilayah sekeliling Wilis, seperti Trenggalek, Tulungagung, Nganjuk, Blitar, Pacitan, Ponorogo dan Madiun,” jelasnya.

Menurut Kholig Nawawi, keberangkatan dari Bandara Dhoho berpotensi mempermudah akses jamaah dari Kediri dan sejumlah daerah di sekitarnya. Jarak yang lebih dekat dibandingkan perjalanan menuju Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo dapat menghemat waktu perjalanan darat.

Baca juga : Gratis untuk Umum! Jalan Sehat Santri Sarungan PCNU Kota Kediri Berhadiah Sepeda Motor

Ia menjelaskan, selama ini jamaah haji dari wilayah Kediri harus menempuh perjalanan menuju Surabaya dan menjalani proses di Asrama Haji Sukolilo, termasuk pemeriksaan kesehatan, sebelum melanjutkan keberangkatan ke Tanah Suci pada hari berikutnya.

Kholig Nawawi menyampaikan hal tersebut saat ditemui di lingkungan Pemkab Kediri, Rabu (28/10/2026) pagi, setelah mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan tetap menjadi bagian penting dari persiapan keberangkatan jamaah haji. Pemeriksaan ulang dilakukan untuk memastikan kondisi jamaah memungkinkan menjalankan perjalanan dan ibadah di Tanah Suci.

“Seperti biasanya sebelum berangkat haji, jamaah haji harus cek ulang kesehatan. Ini untuk memastikan jamaah haji siap berangkat ke Tanah Suci,” katanya.

Baca juga : Wacana ASN Bersarung dan Berpeci Sehari dalam Sepekan, Kemenag Kabupaten Kediri Tunggu Arahan Pusat

Selain untuk penerbangan haji pada 2027, keberangkatan jamaah umrah dari Bandara Dhoho juga dijadwalkan mulai dilaksanakan pada tahun ini.

Dengan persiapan tersebut, Bandara Internasional Dhoho diharapkan dapat menjadi alternatif akses penerbangan bagi masyarakat Kediri Raya dan kawasan sekeliling Gunung Wilis yang hendak menunaikan ibadah haji maupun umrah.***

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *