Trenggalek, LINGKARWILIS.COM – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) VII Jawa Timur, Novita Hardini, menyerahkan bantuan 36 unit mesin pencacah limbah kepada sejumlah Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Trenggalek.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan peduli lingkungan sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan limbah organik menjadi pupuk yang bernilai guna dan ekonomis.
Penyerahan bantuan dilakukan saat kegiatan silaturahmi sekaligus penguatan pengurus Tim Penggerak PKK di Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Minggu (1/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Novita yang merupakan istri Bupati Trenggalek M. Nur Arifin bertemu langsung dengan para anggota KWT. Sebelumnya, ia juga menggelar pertemuan dengan pelaku usaha kreatif di Kecamatan Gandusari.
Baca juga : Razia Patuh Semeru 2026 di Kawasan SLG, Satlantas Polres Kediri Amankan 19 Motor Berknalpot Bronx
Novita berharap mesin pencacah yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengolah limbah organik di lingkungan masing-masing.
“Mudah-mudahan dengan bantuan alat mesin ini bermanfaat bagi semuanya. Harapannya lagi bisa memanfaatkan limbah organik untuk lingkungan,” kata Novita.
Menurutnya, Kabupaten Trenggalek saat ini terus mendorong sosialisasi pemanfaatan limbah organik. Sampah organik yang dihasilkan setiap hari, baik dari rumah tangga maupun lingkungan sekitar, memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bermanfaat.
Dengan adanya mesin pencacah, anggota KWT diharapkan lebih mudah mengolah limbah tersebut sebelum dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pupuk organik maupun keperluan lainnya.
Ia menambahkan, penggunaan pupuk organik memiliki sejumlah manfaat karena lebih ramah lingkungan. Selain dapat digunakan untuk menyuburkan lahan pertanian sendiri, hasil pengolahannya juga berpotensi memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.
“Pupuk organik juga ramah lingkungan. Jadi banyak dampak positifnya,” katanya.
Baca juga : Petugas DLH Kabupaten Kediri Bersihkan Kawasan SLG Dua Kali Sehari, Sampah Dipilah Sebelum Diangkut
Novita menjelaskan, pupuk organik memiliki nilai ekonomi sehingga pengolahan limbah tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang produktif bagi kelompok masyarakat.
“Setidaknya bisa dimanfaatkan menyuburkan lahan sendiri. Ramah lingkungan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam Trenggalek. Mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perkebunan, pemanfaatan pupuk organik diharapkan dapat menjadi salah satu upaya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia secara bertahap.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





