Akibat Panas Ekstrem di Arab Saudi 550 Jemaah Haji Meninggal Dunia Saat Ibadah Haji 

Kemenag Tulungagung Siapkan Puluhan Armada Sambut Kepulangan Jemaah Haji
Ilustrasi Kemenag Tulungagung siapkan armada

LINGKARWILIS.COM – Tahun ini ratusan orang tewas selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi, hal ini diakibatkan jemaah haji menghadapi suhu panas yang sangat tinggi. 

Tetapi Arab Saudi belum memberikan komentar mengenai jumlah jemaah haji yang meninggal dunia di tengah cuaca panas selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. 

banner 400x130

Walaupun begitu, satu daftar yang beredar di online menunjukkan setidaknya 550 orang jemaah haji meninggal dunia selama lima hari ibadah haji. 

Seorang petugas medis mengatakan kepada The Associated Press dengan syarat tidak mencantumkan namanya mengatakan bahwa nama-nama jemaah haji yang tercantum di online tampaknya asli. 

Jamaah Haji Asal Kabupaten Kediri Dijadwalkan Pulang Pertengahan Juli, Ini Infonya

Petugas medis dan pejabat lain yang juga berbicara tanpa menyebut nama karena alasan yang sama mengatakan mereka yakin setidaknya ada 600 mayat di tempat fasilitas. .

Melansir AP News korban tewas tahun ini sangatlah tinggi berbeda dengan tahun kemarin. Beberapa negara mengatakan beberapa jamaah haji mereka meninggal karena panas yang melanda tempat-tempat suci di Mekah, diantaranya Yordania dan Tunisia. 

Khalid Bashir Bazaz, seorang dari India mengatakan pada AP News saat di berada di dekat Masjidil Haram bahwa haji tahun ini banyak orang yang jatuh pingsan. 

Menurut Pusat Meteorologi Nasional Saudi, suhu di Mekah dan sekitarnya pada hari Selasa mencapai 47 derajat Celcius (117 derajat Fahrenheit). Beberapa orang juga pingsan ketika mencoba melakukan lempar batu jumroh. 

Selain itu, banyak warga Mesir mengatakan mereka kehilangan jejak orang yang mereka cintai di tengah cuaca panas dan keramaian ini. 

Berdasarkan data otoritas haji, lebih dari 1,83 juta Muslim menunaikan ibadah haji pada tahun 2024, termasuk lebih dari 1,6 juta dari 22 negara, dan sekitar 222.000 warga negara dan penduduk Saudi. 

Editor: Shadinta Aulia Sanjaya 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *