TULUNGAGUNG — Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tulungagung pada Rabu (31/12/2025). Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian atap.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mulai turun sejak sekitar pukul 13.30 WIB dan berlangsung lebih dari empat jam. Dalam kurun waktu tersebut, hembusan angin kencang turut terjadi di beberapa lokasi, salah satunya di Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan.
“Cuaca hujan yang berlangsung cukup lama disertai angin kencang terjadi sejak siang hingga sore hari, khususnya di wilayah Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan. Dampaknya, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan,” ujar Gilang, Kamis (1/1/2026).
Berdasarkan data sementara BPBD, tercatat sebanyak 22 rumah warga terdampak angin kencang. Rinciannya, enam rumah berada di RT 02 RW 01, dua rumah di RT 03 RW 01, serta 14 rumah di RT 04 RW 01.
Baca juga : Camp Ksatria Muda Polsek Kediri Kota Borong 10 Medali di Kejuaraan Kick Boxing Bupati Kediri 2025
Kerusakan yang terjadi didominasi pada bagian atap rumah, berupa genteng dan asbes yang terlepas atau terbawa angin. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Tidak terdapat korban jiwa. Kerusakan hanya bersifat material, seperti genteng melorot hingga jatuh dan asbes yang terlepas akibat terpaan angin,” jelasnya.
Usai menerima laporan, BPBD Tulungagung langsung melakukan pemantauan di wilayah terdampak serta kawasan lain yang dinilai rawan bencana. Petugas juga melakukan pendataan dan asesmen untuk mengetahui tingkat kerusakan yang dialami warga.
Hingga saat ini, proses asesmen masih terus dilakukan sebagai dasar pengusulan bantuan material. Sebagai langkah penanganan awal, BPBD telah menyalurkan bantuan terpal kepada warga untuk menutup atap rumah yang rusak.
“Pendataan kerusakan masih berjalan. Untuk sementara, kami telah memberikan bantuan terpal agar rumah warga tetap terlindungi dari hujan,” pungkas Gilang.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin





