Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Sebuah kandang ternak milik Rubiati (52), warga Dusun Gondanglegi, Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, ludes dilalap api pada Kamis (11/9/2025). Peristiwa tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp2 juta.
Kebakaran diduga dipicu dari api pembakaran sampah yang ditinggal pemiliknya. Komandan Regu Piket Pos Bantu Tanjunganom Damkarmat Nganjuk, Dedy, menuturkan insiden bermula saat korban membakar sampah di dekat kandang.
“Setelah menyalakan api, Ibu Rubiati pergi menjemput anaknya dan meninggalkan lokasi,” terang Dedy.
Baca juga : Kanit Lantas Polsek Kediri Kota Bantu Temukan Remaja Hilang, Ibu Korban Ungkapkan Terima Kasih
Cuaca cerah disertai angin membuat api cepat merambat. Dari tumpukan sampah, api menjalar ke daun pisang kering hingga akhirnya membakar bangunan kandang.
Kobaran api pertama kali diketahui warga sekitar. Mereka berupaya memadamkan dengan alat seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran. “Salah satu warga segera melaporkan ke Pos Bantu Damkar Tanjunganom,” tambahnya.
Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 12.40 WIB, atau 15 menit setelah laporan diterima. Dengan bantuan Polsek Prambon, perangkat desa, dan masyarakat, proses pemadaman berlangsung selama 1,5 jam hingga api benar-benar padam pukul 14.00 WIB.
Baca juga : Kebakaran Gedung Samsat Katang Ditetapkan sebagai Bencana Sosial, Ini Penjelasan Sekda Kabupaten Kediri
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp2 juta.
Dedy mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di musim kemarau. “Kami terus memberikan sosialisasi agar masyarakat tidak meninggalkan api tanpa pengawasan,” tandasnya.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





