Kediri, LINGKARWILIS.COM – Seringnya truk gandeng yang mengangkut tebu dengan over dimension overload (Odol) di wilayah Kabupaten Kediri menjadi keluhan para pengguna jalan.
Truk-truk ini sering kali membawa muatan tebu berlebihan yang membuat tebu menempel di ranting pohon dan banyak yang jatuh ke jalan. Selain itu, truk-truk Odol juga sering menyangkut kabel listrik, yang menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan di belakangnya.
Nizam, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri, melalui Surani, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Operasional (Dalops), menjelaskan bahwa dalam minggu ini, Dishub Kabupaten Kediri akan menindak tegas truk gandeng Odol yang mengangkut tebu atau muatan berlebih lainnya.
Baca juga :Β Pj Wali Kota Kediri Buka Bimbingan Teknis OSS Lanjutan untuk Kegiatan Usaha Apotek, Ini Pesannya
“Bahkan, ada juga truk engkel biasa yang mengangkut tebu dengan muatan bersama daun tebu kering (daduk), dan ini lebih berbahaya. Harusnya truk angkut tebu memiliki penutup di bak truk bagian belakang agar muatannya tidak tercecer dan tidak mengganggu pengguna jalan,” kata Surani, Senin (22/7/2024).
Surani menambahkan bahwa Dishub Kabupaten Kediri telah menerima banyak keluhan dan masukan dari pengguna jalan serta masyarakat terkait muatan berlebih truk angkut barang.
“Warga menyampaikan bahwa truk Odol harus ditindak agar tidak membuat pengguna jalan was-was dan jalan tidak rusak,” ujarnya.
Baca juga :Β Pj Wali Kota Kediri Buka Bimbingan Teknis OSS Lanjutan untuk Kegiatan Usaha Apotek, Ini Pesannya
Sebagai respons, dalam minggu ini, Dishub Kabupaten Kediri akan mengadakan razia gabungan bersama Sub Denpom, TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub Provinsi Jawa Timur. Penertiban ini bertujuan agar truk tidak mengangkut barang melebihi kapasitas.
“Kami akan melakukan penertiban agar truk tidak mengangkut barang melebihi kapasitas,” tambahnya.***
Reporter : Wijayanto
Editor : Hadiyin





