BGN Percepat Operasional Dapur SPPG di Tulungagung, Sasaran MBG Diperluas ke Guru dan Anak Putus Sekolah

BGN Percepat Operasional Dapur SPPG di Tulungagung, Sasaran MBG Diperluas ke Guru dan Anak Putus Sekolah
Operasional dapur salah satu SPPG yang dikelola oleh Polres Tulungagung dari total 69 dapur SPPG, dimana ditargetkan ada 100 dapur SPPG di Tulungagung (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembukaan dan pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tulungagung. Langkah ini dilakukan seiring perluasan sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak lagi terbatas pada balita dan pelajar, tetapi juga mencakup tenaga pendidik, lingkungan pesantren, hingga anak usia sekolah yang putus sekolah.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menyampaikan bahwa hingga saat ini telah berdiri 69 unit SPPG yang aktif melayani pemenuhan gizi masyarakat di Tulungagung. Ke depan, jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga 100 unit guna menjangkau kebutuhan gizi masyarakat secara lebih merata.

Menurut Nanik, percepatan pembukaan dapur SPPG akan terus dilakukan sepanjang tahun 2026, baik di tingkat daerah maupun nasional. Hal ini sejalan dengan kebijakan perluasan penerima manfaat MBG yang mulai diberlakukan pada 2026.

“Pembukaan dapur SPPG akan terus kami genjot agar layanan pemenuhan gizi berjalan optimal, apalagi sasaran penerima MBG akan bertambah,” ujar Nanik, Selasa (13/1/2026).

Baca juga : Puting Beliung Terjang Rejotangan, 41 Rumah Warga Tulungagung Alami Kerusakan

Ia menjelaskan, perluasan sasaran MBG nantinya akan menyentuh berbagai kelompok masyarakat, seperti guru dan tenaga pendidik, petugas keamanan, petugas kebersihan jalan, pondok pesantren yang belum terdata di Kementerian Agama, serta anak-anak putus sekolah yang hidup di jalanan. Untuk itu, BGN saat ini masih melakukan koordinasi lintas sektor dalam proses pendataan penerima manfaat.

Dalam mendukung kebijakan tersebut, BGN menargetkan jumlah penerima manfaat MBG secara nasional mencapai 82,9 juta jiwa pada Mei 2026. Bahkan, dengan bertambahnya kelompok sasaran, jumlah penerima diperkirakan dapat melampaui target tersebut.

Nanik menambahkan, pemberian MBG bagi tenaga pendidik sejatinya telah mulai diterapkan sejak Desember 2025. Namun, di Tulungagung baru 22 unit SPPG yang menjalankan kebijakan tersebut. Sementara itu, pendataan anak usia sekolah yang hidup di jalanan masih dilakukan bersama Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial di masing-masing daerah.

Baca juga : Sertijab Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya Kediri, Kadindik Jatim Tekankan Penguatan Karakter dan Prestasi Taruna

Terkait ketersediaan dapur SPPG, Nanik menyebutkan bahwa secara nasional saat ini telah beroperasi 19.188 unit dapur SPPG di berbagai wilayah. Pemerintah Pusat menargetkan jumlah tersebut meningkat hingga 30 ribu unit.

Artinya, masih terdapat kekurangan sekitar 10.812 unit dapur SPPG dari target nasional. Oleh karena itu, BGN akan terus mempercepat pembukaan dapur baru agar pemenuhan gizi masyarakat Indonesia dapat berjalan sesuai target.

“Target nasional kita 30 ribu dapur SPPG. Dengan jumlah yang ada sekarang, percepatan pembukaan dapur menjadi keharusan agar program pemenuhan gizi bisa terlaksana secara maksimal,” pungkasnya.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri

Editor :Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D