LINGKARWILIS.COM – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulungagung dipastikan akan segera dilakukan pada bulan Juli ini.
Setelah sempat tertunda akibat persoalan administrasi, kabar ini menjadi angin segar bagi ribuan warga penerima manfaat BLT APBD.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung, Wahiyd Masrur, menegaskan bahwa proses pencairan bansos BLT APBD 2025 kini tinggal menunggu tahap akhir administrasi.
“Memang sempat terkendala administrasi, tetapi saat ini prosesnya hampir selesai dan seharusnya dalam waktu dekat setidaknya pada bulan ini bisa dicairkan,” kata Wahiyd Masrur, Selasa (15/7/2025).
Polres Malang Tangani Santri Korban Kekerasan, Fokus Pemulihan Psikis
Semula, bantuan ini dijadwalkan cair sejak Maret 2025. Namun, ketiadaan Surat Keputusan (SK) Bupati membuat pencairan tertunda. Wahiyd menyebutkan bahwa SK tersebut saat ini sudah hampir final, sehingga penyaluran bisa segera dilaksanakan.
Adapun penerima BLT ini terbagi dalam tiga kategori, yaitu 1.040 warga miskin ekstrem, 385 penyandang disabilitas, dan 200 lansia. Masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima bantuan tunai senilai Rp1,8 juta dalam satu tahun.
“Jadi tidak masalah bantuan ini mau dicairkan pada bulan apapun. Jumlah KPM keseluruhan mencapai 1.625 penerima dengan masing-masing penerima mendapat Rp1,8 juta,” ungkapnya.
Wahiyd juga memastikan bahwa keterlambatan pencairan tidak berdampak signifikan terhadap kondisi masyarakat miskin ekstrem di Tulungagung. Menurutnya, kelompok tersebut tetap mendapatkan bantuan dari skema lain yang berasal dari pemerintah pusat.
“Pastinya mereka dapat bansos lain terutama dari Pemerintah Pusat seperti PKH dan BPNT, jadi meskipun bansos dari APBD datangnya terlambat, mereka masih bisa bertahan,” pungkasnya.





