Kediri, LINGKARWILIS.COM – Ada sosok yang spesial yang bekerja dalam senyap di balik suasana aman dan nyaman saat berbelanja di Pasar Pahing. Sosok itu adalah Pak Tri, petugas keamanan yang telah mengabdi lebih dari sepuluh tahun menjaga keamanan dan ketertiban di pasar tradisional itu.
Selama satu dekade, Pak Tri menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di sekitar area pasar. Ia mengakui, kondisi pasar dulu sempat semrawut, terutama di bagian depan.
“Dulu situasi di depan pasar sangat tidak kondusif,” kenangnya saat ditemui di pos jaga, Senin (13/10)
Salah satu kebijakan penting yang dijaganya adalah pelarangan pangkalan becak di trotoar depan pasar, menyusul insiden kecelakaan besar yang pernah terjadi di kawasan tersebut.
“Aturan itu harus saya tegakkan setiap hari demi keselamatan ribuan pembeli dan pengguna jalan,” tegasnya.
Upaya menciptakan kenyamanan bagi pengunjung pasar tak hanya bergantung pada pengamanan. Ada kolaborasi erat antara petugas keamanan dan petugas kebersihan yang turut menjaga citra positif pasar tradisional.
“Kami sadar, kebersihan adalah kunci utama agar pembeli betah. Kegiatan bersih-bersih besar di sore hari adalah bentuk tanggung jawab kami agar pasar siap menyambut pengunjung keesokan harinya,” ujar salah satu petugas kebersihan.
Keteraturan di Pasar Pahing kini menjadi bukti bahwa kenyamanan lahir dari kerja keras dan sinergi semua pihak. Ketegasan Pak Tri dalam menegakkan aturan, berpadu dengan disiplin tim kebersihan, menciptakan lingkungan belanja yang tertib, bersih, dan aman bagi masyarakat.
Pasar tradisional ini bukan hanya tempat jual beli, tapi juga ruang sosial yang terjaga berkat dedikasi para penjaga seperti Pak Tri pahlawan sunyi di balik wajah ramainya Pasar Pahing.***
Reporter : Dhiya Azkiyah
Editor : Hadiyin





