Demi Menyaksikan Gus Iqdam dari Dekat, Jamaah Jombang Bersholawat Rela Pasang Karpet Sehari Sebelumnya

Demi Menyaksikan Gus Iqdam dari Dekat, Jamaah Jombang Bersholawat Rela Pasang Karpet Sehari Sebelumnya
Para jamaah Gus Iqdam rela mengapling tempat dengan ditandai karpet saat di Alun-alun Jombang, Selasa (13/10/2026).

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Antusiasme jamaah menyambut pengajian Jombang Bersholawat bersama KH Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam terlihat sejak sehari sebelum acara. Sejumlah jamaah bahkan rela datang lebih awal dan memasang alas duduk serta tali rafia untuk menandai tempat di depan panggung Alun-alun Kabupaten Jombang, Selasa (13/10/2026).

Pantauan di lokasi pada Selasa sore menunjukkan sejumlah titik di area alun-alun telah diberi pembatas tali rafia. Alas duduk yang digelar menjadi penanda bahwa tempat tersebut sudah diamankan oleh jamaah yang ingin menyaksikan langsung pengajian dai muda asal Blitar itu dari jarak dekat.

Bagi sebagian jamaah, berada di barisan depan menjadi kesempatan istimewa. Terlebih, selama ini mereka hanya mengikuti ceramah Gus Iqdam melalui layar ponsel atau YouTube.

Salah satunya Sariyanti, warga Dusun Jaten, Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Bersama keluarganya, ia mengaku sudah memasang penanda tempat duduk sejak Senin sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga : Ngopi Sambil Menikmati Kereta Melintas, Warkop Forum Jelakombo Jombang Buka 24 Jam

Saat tiba di lokasi, Sariyanti belum mendapati jamaah lain menempati titik yang diincarnya. Kesempatan itu membuatnya berhasil mengamankan posisi di bagian depan panggung.

“Dari kemarin siang, jam dua-an,” ujarnya saat kembali melihat tempat yang telah disiapkan di Alun-alun Jombang.

Sariyanti sengaja datang lebih awal karena ingin mengikuti pengajian Gus Iqdam secara langsung. Sebelumnya, ia pernah menghadiri pengajian serupa di Desa Tinggar, Kecamatan Perak. Namun, saat itu ia hanya memperoleh tempat di bagian belakang sehingga lebih banyak menyaksikan ceramah melalui layar.

“Mau ke Blitar belum sempat. Baru hari ini nanti,” terangnya.

Menurut Sariyanti, gaya penyampaian Gus Iqdam menjadi daya tarik tersendiri. Ceramahnya dinilai mudah dipahami dan disampaikan secara apa adanya sehingga terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Ngendikane niku sae, terus apa adanya. Enak dimengerti,” ungkapnya.

Baca juga : BPBD Kabupaten Kediri Intensifkan Patroli di Wilayah Rawan Karhutla saat Kemarau

Meski telah mendapatkan tempat di barisan depan, Sariyanti tetap harus mengatur waktu dengan kegiatan keluarga. Ia berencana pulang terlebih dahulu untuk menjemput anaknya yang masih sekolah, kemudian kembali ke lokasi pengajian.

Antusiasme serupa juga ditunjukkan Mustaah, jamaah yang berasal dari Tarakan, Kalimantan Utara. Perempuan yang mengaku berasal dari Kecamatan Peterongan, Jombang, itu telah merantau ke Tarakan selama kurang lebih 25 tahun.

Selama tinggal di perantauan, Mustaah mengikuti pengajian Gus Iqdam melalui YouTube. Keinginannya untuk melihat langsung sosok dai yang selama ini hanya disaksikannya lewat video akhirnya mendapat kesempatan melalui acara Jombang Bersholawat.

“Selalu ikuti YouTube-nya Gus Iqdam, melihat itu. Jadi aku dalam waktu sudah bertahun-tahun pengin sekali ke sini,” tuturnya.

Bagi Mustaah, menghadiri pengajian ini bukan sekadar mengisi waktu saat pulang ke kampung halaman. Ia memang ingin menyaksikan langsung ceramah Gus Iqdam, meskipun harus menunggu di tengah cuaca panas demi mempertahankan tempat yang sudah diamankan.

Ia bahkan berencana tetap berada di sekitar lokasi hingga acara berlangsung dan membeli makanan di tempat agar tidak kehilangan posisi.

“Nanti enggak pulang saya. Nanti makan beli aja di sini,” ujarnya.

Mustaah juga menyukai gaya ceramah Gus Iqdam yang dinilai menghibur dan mudah dinikmati. Menurutnya, bahasa yang digunakan menjadi daya tarik tersendiri, terlebih selama merantau ia tinggal di lingkungan masyarakat dengan latar belakang suku yang beragam.

Kisah Sariyanti dan Mustaah menggambarkan antusiasme jamaah dalam menyambut Jombang Bersholawat. Ada yang rela mengamankan tempat sejak sehari sebelumnya, sementara yang lain datang dari perantauan demi menyaksikan langsung pengajian yang selama ini diikuti melalui media digital.

Jombang Bersholawat bersama Gus Iqdam dijadwalkan berlangsung pada Selasa (13/10/2026) pukul 18.30 WIB di Alun-alun Kabupaten Jombang.***

Reporter: Taufiqur Rachman

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *