Kediri, LINGKARWILIS.COM – DPRD Kabupaten Kediri menekankan pentingnya pengelolaan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di wilayah barat sungai untuk mencegah bencana banjir yang terus berulang setiap tahun.
Dewan meminta setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kediri fokus pada penanganan skala prioritas sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, terutama dalam menganalisis dampak lingkungan sebelum proyek besar dilaksanakan.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kediri, H. Totok Minto Laksono, menegaskan bahwa proyek besar yang berkembang di barat sungai harus mempertimbangkan dampak lingkungan sejak awal agar masyarakat tidak terdampak banjir.
Baca juga : Puluhan Kendaraan Kena Razia di Kediri, Knalpot Brong Jadi Sasaran Utama
Ia meminta SKPD terkait untuk memetakan dan mengevaluasi risiko bencana serta memprioritaskan Amdal guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah.
“Wilayah barat sungai setiap musim hujan selalu mengalami banjir besar yang berbahaya. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri harus menyediakan fasilitas Amdal untuk kawasan hutan lindung agar lingkungan tetap terjaga dan tidak rusak akibat bencana alam,” jelasnya.
Totok Minto Laksono yang juga politisi senior Partai Gerindra ini menambahkan, Dinas PUPR perlu berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dalam normalisasi sungai dan pengawasan lingkungan.
Baca juga : Pemkab Kediri Imbau Warga Tidak Menyalakan Petasan Saat Ramadan, Ini Infonya
Sementara itu, Perhutani diharapkan dapat berkoordinasi dengan masyarakat dalam pengelolaan hutan agar tidak menambah risiko bencana.
Selain itu, ia juga menyoroti peran pihak swasta yang memiliki proyek besar di wilayah barat sungai.
Menurutnya, perusahaan harus melibatkan masyarakat, pemerintah desa (pemdes), serta Pemkab Kediri untuk menciptakan sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat dalam mengurangi risiko bencana banjir.
Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan pengelolaan lingkungan di barat sungai semakin baik dan dapat meminimalisir dampak banjir bagi masyarakat sekitar.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





