LINGKARWILIS.COM – Resti Indah Maghfiroh dikenal sebagai influencer Jombang dikabarkan telah melaporkan akun TikTok bernama “Anti Resti” ke
Laporan tersebut dilakukan Resti Indah pada Sabtu, 3 Mei 2025, adanya kabar itu banyak warganet makin menghujat gadis mantan mahasiswa Universitas Brawijaya.
Saat ditelusuri LINGKARWILIS.COM lebih lanjut akun “Anti Resti” asli yang dimaksud Resti Indah Maghfiroh tidak ditemukan di platform TikTok.
Pasalnya, banyak sekali akun mengatasnamakan “Anti Resti” di TikTok dengan nama akun berbeda-berbeda sehingga kami sulit mengetahui akun mana yang dilaporkan Resti Indah.
Lapor ke Polisi! Resti Indah Maghfiroh Malah Kena Hujatan Netizen
Laporan ini bermula ketika Resti tidak tahan lagi dengan banyaknya hujatan yang dilontarkan akun “Anti Resti” menuduh dirinya pernah melakukan bullying saat duduk di bangku sekolah SMA dan menganggap hal terrsebut sebagai penyebaran berita hoax.
Walaupun kami tidak tahu akun asli yang mana tetapi banyak bertebaran di media sosial soal kritikan terhadap Resti hingga menjadi perbincangan.
Salah satunya akun @antiresti_ membongkar kembali peristiwa lama yang terjadi semasa Resti duduk di bangku SMA.
Kasus bermula ketika Resti menerima teror pelecehan dari seseorang yang tidak dikenal. Merasa terganggu dan ingin segera menemukan pelaku, Resti dan kelompoknya lantas menuduh salah satu teman sekolah mereka yang kini telah meninggal dunia.
Bus Persik Kediri Dihujani Batu di Malang, Evaluasi Keamanan Panpel Arema FC Jadi Sorotan
Tanpa disertai bukti yang jelas, tuduhan itu bahkan sempat diunggah ke media sosial oleh Resti, sehingga menjadi konsumsi publik di lingkungan sekolah.
Teman yang dituduh, membantah keras tudingan Resti dan memilih melapor ke Bimbingan Konseling (BK) sekolah.
Namun, ia disebut justru mendapat tekanan untuk mengaku, bahkan ponselnya diperiksa tanpa bukti yang cukup. Sehingga dia akhirnya mengalah dan membuat klarifikasi, demi meredakan konflik.
“Katanya waktu di bk tuh si resti sama ortunya, almarhum sendirian ga ditemenin siapa siapa. Disitu almarhum di tekan disuruh ngaku, tapi apa yg mau diakuin gt loh org dia ga ngapa ngapain.’ Tulis akun tersebut.
Setelah almarhum meninggal dalam kecelakaan, kasus ini kembali mencuat. Resti disebut masih membahas kejadian itu di forum publik, meski sebelumnya telah disepakati untuk tidak mengungkitnya lagi.
“Apalagi dia bawa bawa wali kelas yg katanya suka dia, wah itu ngawur sih kak mana ada kaya gitu. Dia bawa bawa orang yg udah meninggal, bawa bawa institusi juga. Parah deh kak.” Tutupnya.
Dari unggahan tersebut, membuat Resti merasa dihujat sementara netizen lainnya makin ikut menghujat Resti karena dirinya tidak sesuai dengan branding yang dibangun
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

