KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Dinas Pendidikan Kota Kediri menggelar kegiatan Penguatan Peran Strategis Bunda PAUD melalui Gerakan Inspirasi Bunda PAUD Mengajar Sehari (IBU JARI) di Aula Ki Hajar Dewantara, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini diikuti 115 peserta yang terdiri atas Bunda PAUD tingkat kota, kecamatan, kelurahan, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan anak usia dini.
Program tersebut bertujuan memperkuat peran Bunda PAUD sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sekaligus menciptakan pengalaman awal yang menyenangkan bagi anak saat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Mandung Sulaksono, mengatakan Bunda PAUD memiliki peran penting dalam menggerakkan partisipasi masyarakat, memberikan motivasi kepada para pendidik, serta mengampanyekan pentingnya layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan ramah anak.
Sebagai bentuk implementasi peran tersebut, lanjut Mandung Sulaksono, Bunda PAUD Kota Kediri menginisiasi Gerakan IBU JARI (Inspirasi Bunda PAUD Mengajar Sehari). Melalui gerakan ini, Bunda PAUD dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan hadir langsung di satuan PAUD selama pelaksanaan MPLS Ramah.
“Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, inspiratif, sekaligus membangun kedekatan dengan anak-anak pada hari-hari pertama mereka memasuki lingkungan sekolah,” ujarnya.
Dalam kegiatan penguatan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi, antara lain kebijakan pelaksanaan MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, peran strategis Bunda PAUD dalam penguatan layanan PAUD, sosialisasi Gerakan IBU JARI, aktivasi akun Pijar, hingga strategi membangun semangat dan kreativitas anak usia dini agar proses MPLS berlangsung ramah, menyenangkan, dan berkesan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh Bunda PAUD dan pendidik memiliki pemahaman yang sama dalam mendukung pelaksanaan MPLS Ramah di lingkungan masing-masing. Guru PAUD dan TK juga diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang menggembirakan, karena kesan pertama di sekolah menjadi fondasi penting bagi semangat dan kenyamanan anak dalam mengikuti proses pembelajaran selanjutnya,” Sambungnya.
Mandung Sulaksono menambahkan, Gerakan IBU JARI akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Bunda PAUD, dan satuan pendidikan.
” Tujuannya adalah mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, ramah anak, serta mampu memberikan pengalaman belajar yang positif sejak hari pertama anak memasuki sekolah,” pungkasnya.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor: Hadiyin



