Nur Hafid, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, menekankan pentingnya pemeliharaan yang semakin cermat di kolam ikan.
Pembudidaya harus memantau kualitas air dan makanan ikan dengan seksama. Kebersihan kolam harus terus dipantau dan akan lebih ideal jika air mengalir sehingga terjadi sirkulasi yang baik untuk kesehatan ikan.
Baca juga : Satpol PP Kabupaten Kediri Gencar Sosialisasi Larangan Peredaran Rokok Ilegal, Sasar Delapan Titikย
“Bila perlu, kolam ikan harus dibersihkan secara terjadwal untuk menghilangkan kotoran sisa makanan yang ada dalam kolam. Pemberian pakan cukup dilakukan pada pagi dan sore hari,” ujarnya.
Hafid juga menambahkan bahwa tim mobil keliling lebih cepat (Moli Cekat) dari Dinas Perikanan tanpa diminta memantau langsung ke pembudidaya ikan untuk mengetahui kualitas air dan kesehatan ikan selama musim kemarau ini.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi ikan dan kualitas air tetap stabil.
Penggunaan paranet masih sangat layak difungsikan untuk menghalau sinar UV langsung ke kolam ikan.
Baca juga :ย Gus Samsudin Dibebaskan dari Lapas Kelas II B Blitar, Langsung Disambut Keluarga dengan Sukaria
Ini bertujuan agar ikan tidak terpapar langsung oleh sinar matahari dan tetap sehat. Ikan yang sehat tentu memiliki nilai jual yang tinggi.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan para pembudidaya ikan di Kabupaten Kediri dapat menjaga kesehatan ikan mereka selama musim kemarau dan memastikan keberhasilan dalam budidaya ikan.***