Kediri, LINGKARWILIS.COM – Menjelang pergantian tahun, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri menambah dua titik traffic light (TL) baru untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Pemasangan dilakukan di Kecamatan Pagu dan Pare sebagai bentuk upaya pemerintah daerah menciptakan kenyamanan berkendara sekaligus mendorong masyarakat lebih disiplin menaati aturan jalan.
Traffic light pertama dipasang di Jalan Totok Kerot, Dusun Kunir, Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu. Pada titik ini, Dishub menerapkan sistem 3,5 fase, yakni pemisahan lampu hijau untuk arus utara selatan, sedangkan arah barat timur mendapat giliran nyaris bersamaan dengan jeda teknis sekitar 7–10 detik. Pengaturan ini dipilih karena volume kendaraan di kawasan tersebut cenderung rendah dan didominasi pengendara lokal.
Dengan pola tersebut, kendaraan tetap mendapatkan waktu aman tanpa menimbulkan antrean panjang. Arus dari utara dan selatan berjalan bergantian, sementara arah barat dan timur tetap memiliki ruang gerak dengan selisih waktu pendek.
Sementara itu, traffic light kedua dipasang di Jalan Panglima Polim Jombangan, Desa Tertek, Kecamatan Pare. Titik ini menggunakan sistem empat fase penuh karena arus kendaraan lebih padat dan datang dari seluruh penjuru sehingga membutuhkan pengaturan terpisah agar tidak terjadi konflik pergerakan.
Kepala Dishub Kabupaten Kediri, Nizam Subekti, menjelaskan bahwa pemasangan dua TL baru ini didasarkan hasil survei lapangan yang menunjukkan perlunya pengaturan lalu lintas lebih baik di dua kawasan tersebut.
“Menjelang tahun baru, pergerakan kendaraan biasanya meningkat, termasuk saat momentum mudik. Karena itu dua lokasi strategis ini kami pasangi TL baru untuk meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.
Nizam menambahkan, pemasangan TL merupakan bagian dari pelayanan Pemkab Kediri guna mengurangi risiko kecelakaan serta menjaga kelancaran arus di jalan penghubung antarwilayah yang kerap ramai.
“Tujuan utamanya adalah memberi rasa aman bagi masyarakat dan menekan angka kecelakaan,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





