Donald Trump Tunjukkan Sinyal Damai ke China: Orang Bisa Berhenti Membeli

Donald Trump Tunjukkan Sinyal Damai ke China: Orang Bisa Berhenti Membeli
Ilustrasi perang tarif (Pexels/ Tom Fisk)

LINGKARWILIS.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Kamis (17/4), memberi sinyal bahwa perang tarif antara AS dan Tiongkok mungkin akan segera mereda. Dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung Putih, Trump menyampaikan bahwa dirinya tidak berkeinginan untuk terus menaikkan tarif, karena pada titik tertentu masyarakat akan berhenti membeli barang.

Donald Trump juga mengindikasikan bahwa dirinya bisa saja memilih untuk menahan kenaikan tarif atau bahkan menurunkannya, karena jika tarif terlalu tinggi, hal itu akan berdampak pada daya beli masyarakat.

bayar PBB Kota Kediri

Pernyataan ini muncul setelah pasar global merespons negatif terhadap pemberlakuan tarif impor pada awal April, dan menunjukkan bahwa Trump mulai mengurangi tekanan untuk menaikkan tarif secara menyeluruh terhadap berbagai negara.

Donald Trump sebelumnya telah menetapkan tarif sebesar 10% untuk sebagian besar barang impor, namun menunda pemberlakuan tarif lanjutan sembari menunggu hasil negosiasi dagang.

Meski demikian, ia tetap menaikkan tarif untuk barang-barang asal Tiongkok hingga mencapai total 145%, sebagai respons atas langkah balasan dari Tiongkok. Tiongkok sendiri telah menyatakan bahwa mereka tidak akan melanjutkan “permainan angka tarif” tersebut, menandakan bahwa mereka juga tidak berniat menaikkan tarif lebih lanjut.

Dampak Perang Dagang AS vs China Mulai Terasa, Harga di Chinatown Amerika Naik Tajam

Trump mengungkapkan bahwa sejak diberlakukannya tarif, pemerintah Tiongkok telah menghubungi pihak AS. Ia mengaku optimistis bahwa kedua negara dapat mencapai kesepakatan. Namun, menurut sumber yang dikutip Reuters, belum ada komunikasi intensif di tingkat tinggi yang dapat langsung menghasilkan kesepakatan dagang.

Saat ditanya lebih lanjut oleh wartawan, Trump enggan menjelaskan secara rinci mengenai bentuk komunikasi yang terjadi atau apakah Presiden Tiongkok Xi Jinping terlibat langsung dalam pembicaraan tersebut.

Selain isu tarif, Trump juga membahas perkembangan seputar TikTok. Ia mengungkapkan bahwa meskipun telah ada kesepakatan untuk pemisahan kepemilikan TikTok dari perusahaan asal Tiongkok, ByteDance, kesepakatan tersebut kemungkinan akan ditunda sampai persoalan perdagangan antara kedua negara terselesaikan.

Trump mengatakan bahwa keputusan final terkait TikTok akan bergantung pada sikap Tiongkok, dan untuk sementara kesepakatan tersebut akan ditangguhkan hingga situasinya menjadi lebih jelas.

Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *