Daerah  

Dua Tahun Simpan Luka Sendiri, Marshanda Ungkap Momen Terpuruk Saat Calon Suami Tewas

Dua Tahun Simpan Luka Sendiri, Marshanda Ungkap Momen Terpuruk Saat Calon Suami Tewas
Marshanda Ungkap Momen Terpuruk Saat Calon Suami Tewas (Instagram/marshanda99)

LINGKARWILIS.COM – Kabar mengejutkan datang dari artis kontroversial Marshanda. Ia baru saja mengungkap sebuah momen terpuruk dalam kehidupannya.

Usai dua tahun memendam luka sendiri, melalui video yang diunggah di sebuah akun Youtube, Marshanda akhirnya mengungkap momen kelam dalam hidupnya.

bayar PBB Kota Kediri

Dalam video yang berjudul “Ketika Marshanda Mati”, ia mengungkap sebuah pengalaman menyedihkan dalam hidupnya.

Dalam unggahan tersebut, Marshanda mengaku bahwa ia pernah menjalin hubungan serius dengan seorang pria di tahun 2022.

Meski Bebas PMK, Vaksinasi Ternak di Kediri Tetap Dilanjutkan

Hubungannya dengan pria berusia 37 tahun tersebut dirahasiakan dari publik karena sang kekasihnya termasuk orang yang sangat menjaga privasi.

Selama 6 bulan menjalani hubungan, ia juga mengaku jika kekasihnya rela pindah ke Jakarta demi agar bisa dekat dengan dirinya.

Namun kebahagiaan tersebut seketika hancur saat kekasihnya ditemukan tewas usai terjatuh dari balkon apartemennya di lantai 26 ke lantai 10.

Momen tragis tersebut diketahui sendiri oleh mantan istri Ben Kasyafani ini dari dekat saat ia menjemput sang kekasih.

Usai DJ Panda Klarifikasi, Erika Carlina Balas dengan Cerita yang Berbeda

Setelah cukup lama menunggu di lobi, sang kekasih tak kunjung turun hingga kemudian ia dihampiri oleh petugas apartemen.

Petugas tersebut menanyakan maksud kedatangannya hingga kemudian petugas keamanan tersebut menyampaikan kabar buruk tentang kekasihnya.

Pihak keluarga awalnya menduga jika kematian kekasihnya itu disebabkan karena bunuh diri.

Namun hasil otopsi yang keluar sebulan kemudian mengungkap jika ternyata sang kekasih mengalami serangan jantung sebelum akhirnya terjatuh.

Usai kejadiaan naas tersebut, pemain film dan sinetron ini mengaku jika ia merasa selama dua tahun ini ekspresinya tak bernilai.

Ia menyadari jika apa yang ia rasakan merupakan bagian dari proses berduka usai kehilangan orang yang ia sayang.

Kisah sedihnya ini ia bagikan sebagai bentuk keberanian untuk membuka luka lama dalam hidupnya.

Marshanda juga menganggap kisah ini sekaligus pesan bagi mereka yang sedang mengalami kehilangan orang terdekat agar tidak merasa sendirian.

Penulis: Rafika Pungki Wilujeng
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto