Emak-emak Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Ponorogo

Emak-emak Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Ponorogo
RBH warga negara Malaysia saat dihadirkan di kantor Imigrasi Ponorogo dalam pres rilis (Sony)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Seorang perempuan warga negara Malaysia berinisial RBH (50) akhirnya dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo. Tindakan itu dilakukan karena yang bersangkutan melanggar aturan izin tinggal di Indonesia.

Plt Kepala Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widi Utomo, menjelaskan RBH diamankan pada 29 Juli 2025 lalu di sebuah rumah di Dukuh Babadan, Desa Wotan, Kecamatan Pulung. Dari hasil pemeriksaan, diketahui izin tinggal bebas visa RBH telah habis sejak akhir 2024 dan tidak pernah diperpanjang.

“Visa kunjungan bebas hanya berlaku 30 hari. Namun, yang bersangkutan tidak melakukan perpanjangan sehingga masuk kategori overstay,” terang Anggoro, Kamis (25/9/2025).

Baca juga : Permintaan Tinggi, Panen Mundur, Harga Daging Ayam di Kediri Naik

RBH diketahui pernah menikah dengan seorang WNI asal Desa Wotan dan dikaruniai empat anak. Setelah bercerai, ia terpisah cukup lama dari keluarganya.

Pertemuan kembali terjadi setelah salah satu anaknya mengunggah foto di media sosial untuk mencari keberadaan sang ibu. Dari situlah RBH diminta datang ke Indonesia karena kondisi kesehatannya yang menurun.

Selama berada di Indonesia, RBH tidak mengurus dokumen keimigrasian hingga akhirnya izin tinggalnya kedaluwarsa. Imigrasi menegaskan bahwa perbuatannya melanggar Pasal 78 ayat (3) UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yang menyebutkan WNA yang tinggal melebihi 60 hari wajib dikenai sanksi deportasi sekaligus masuk daftar penangkalan.

Baca juga : Kuota Gas 3 Kilogram di Kabupaten Kediri Tahun 2025 Dipastikan Aman Hingga Akhir Tahun

“RBH akan dipulangkan ke Malaysia pada Sabtu (27/9/2025) dan masuk daftar penangkalan selama enam bulan ke depan,” jelas Anggoro.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan upaya Imigrasi Ponorogo dalam menjaga ketertiban dan keamanan nasional. “Kami tidak segan menindak tegas setiap pelanggaran keimigrasian,” pungkasnya.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D