Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Blitar, Kusno mengatakan empat formasi itu terdiri dari formasi teknis dan tenaga kesehatan.
“Iya ada empat kursi yang kosong. Tahun depan akan kami usulkan lagi ketika ada perekrutan,” katanya, Rabu (20/12).
Dia mengatakan formasi yang kosong itu memang mayoritas tak ada pelamarnya. Di antara empat formasi yang kosong itu seperti tenaga spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi di RSUD Mardi Waluyo.
Ada pula tenaga dokter spesialis patologi klinik di Labkesda, teknisi elektromedis di Puskesmas Kepanjenkidul dan terakhir tenaga teknis tenaga sanitasi lingkungan di Puskesmas Sananwetan.
“Mudah-mudahan tahun depan terisi,” harapnya.
Kusno melanjutkan lagi, dari hasil seleksi pada November lalu sudah diketahui peserta yang lolos.
Pengumuman digelar pada 12 Desember lalu. Nah dari total 1.135 pelamar PPPK yang mengikuti ujian, hanya 183 yang diterima.
Bagi peserta yang lolos bisa mengisi berkas daftar riwayat hidup (DRH). Pengisian DRH bisa dilakukan di akun masing-masing.
“Prosesnya memang begitu,” katanya.
Pada 2023 ini, Pemkot Blitar membuka PPPK sebanyak 327 formasi. Dengan rincian, guru 144, nakes 123, teknis 60.***
Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





