Blitar, LINGKARWILIS.COM – Guna mengantisipasi potensi krisis air bersih selama musim kemarau, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patria Kota Blitar telah menyiapkan 14 sumur bor aktif yang tersebar di sejumlah kelurahan. Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi lonjakan permintaan air di tengah cuaca ekstrem dan potensi kekeringan.
Direktur PDAM Tirta Patria, Basuki Agus Riono, menjelaskan bahwa ke-14 sumur tersebut telah disiagakan dan siap dioperasikan sewaktu-waktu jika dibutuhkan. “Meskipun hingga kini belum ada keluhan dari warga, kami tetap siaga menghadapi kemungkinan kekeringan dengan menyiapkan sumur-sumur aktif,” ungkapnya, Kamis (7/8/2025).
Dijelaskannya, PDAM Kota Blitar memiliki total 23 titik sumur bor, namun karena keterbatasan anggaran, hanya 14 titik yang difungsikan optimal untuk menunjang pasokan air. “Selain mengaktifkan sumur bor, kami juga melakukan perbaikan jaringan pipa dan peningkatan sistem pengelolaan air pelanggan,” tambah Basuki.
Baca juga : DWP Kemenag Kota Kediri Gelar Pertemuan Rutin, Anggota Antusias Ikuti Pelatihan Merangkai Buket Bunga
Sementara itu, kesiapsiagaan juga dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar. Meski belum menerima laporan kekurangan air bersih, BPBD telah menyiapkan tandon air darurat untuk berjaga-jaga.
“Kami tetap waspada karena kondisi cuaca saat ini tidak menentu dan berpotensi menimbulkan kekeringan di wilayah tertentu,” ujar perwakilan BPBD Kota Blitar.
Dengan sinergi antara PDAM dan BPBD, Pemerintah Kota Blitar berharap dapat meminimalisir dampak musim kemarau terhadap kebutuhan air bersih masyarakat.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





