Kediri, LINGKARWILIS.COM – Semangat kebangkitan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Kediri menguat dalam gelaran Halalbihalal 2026 yang berlangsung di Gedung Dekranasda, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca-Ramadan, tetapi juga momentum strategis untuk mendorong pelaku usaha naik kelas.
Ketua panitia, Sri Astuti, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun ketiga dan terus mendapatkan respons positif dari berbagai pihak.
“Harapannya seluruh undangan, baik dari dinas terkait, sponsor, maupun pelaku usaha IKM, dapat hadir dan bersinergi bersama,” ujarnya.
Jumlah peserta yang telah mengonfirmasi kehadiran mencapai sekitar 590 orang. Panitia pun menyiapkan hingga 875 undangan guna mengantisipasi tingginya antusiasme.
Baca juga : Mobil Videotron Terbakar di Jalan Stasiun Kediri, Diduga Korsleting Genset
Sri Astuti menegaskan, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas usaha para pelaku IKM, baik dari sisi produksi maupun aspek legalitas.
“Sepulang dari kegiatan ini, kami berharap produksi meningkat, varian produk semakin beragam, kemasan lebih menarik, serta legalitas usaha semakin lengkap,” tegasnya.
Kegiatan ini turut didukung berbagai pihak, mulai dari penyedia bahan baku, perusahaan, hingga lembaga keuangan seperti Bank Jatim serta sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kota Kediri.
Sebagai Ketua Ikatan Pembuat Hantaran Indonesia (IPHI) PC Kediri, Sri Astuti juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kediri yang dinilai memberikan kemudahan, termasuk dalam penggunaan fasilitas gedung.
“Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang,” pungkasnya.
Baca juga : Wali Kota Kediri Lantik Pj Sekda, Dorong Kinerja Birokrasi Lebih Optimal
Halalbihalal ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kapasitas pelaku IKM agar lebih inovatif dan mampu bersaing di pasar yang semakin dinamis.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin





