Yerusalem, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kegubernuran Yerusalem (Al-Quds) menegaskan bahwa Israel dengan sengaja menyasar peninggalan Islam dari era Umayyah yang menjadi bukti autentik atas kepemilikan sah umat Islam terhadap situs suci tersebut.
Ditegaskan pula, langkah tersebut merupakan upaya sistematis untuk menghapus jejak sejarah Islam di Al-Aqsa sekaligus menggantinya dengan narasi “Gunung Bait Suci”.
Dilansir dari laman Minanews, Kegubernuran Yerusalem menilai tindakan Israel sebagai bentuk agresi langsung terhadap peradaban Islam dan warisan kemanusiaan dunia, sekaligus pelanggaran serius terhadap hukum serta konvensi internasional yang melindungi situs budaya.
Selain itu, laporan juga menyebutkan bahwa penggalian dilakukan secara diam-diam maupun setengah terbuka, jauh dari pantauan lembaga internasional. Kondisi ini menimbulkan ancaman serius terhadap struktur bangunan Masjid Al-Aqsa serta peninggalan sejarah di sekitarnya.
Baca juga : Ketua DPR RI, Puan Maharani, Desak PBB Bertindak Atasi Krisis Kemanusiaan di Gaza
“Praktik semacam ini dapat merusak stabilitas arsitektur dan menghilangkan bukti sejarah yang sangat berharga,” tegas pernyataan resmi tersebut.***
Editor : Hadiyin





