LINGKARWILIS.COM – Lonjakan harga emas dalam beberapa pekan terakhir menghebohkan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Kota Batu. Tak hanya emas batangan produksi Antam, emas perhiasan di sejumlah toko pun ikut mengalami kenaikan harga signifikan.
Di pusat pertokoan emas Pasar Induk Among Tani, Toko Emas Bulan Purnama mencatat harga emas kadar 17 karat (70 persen) kini menembus angka Rp 1,635 juta per gram. Padahal sebelumnya, harga untuk kadar tersebut hanya berada di kisaran Rp 1,525 juta.
“Sebelumnya yang untuk 17 karat ini harganya sekitar Rp 1.525 ribu per gramnya. Kemudian yang kadar di bawahnya yaitu kadar 42 persen yang sebelumnya Rp 925 ribu, sekarang Rp 1 jutaan,” ujar Achmad Muqorobin, salah satu penjual di Toko Bulan Purnama, Selasa (15/04).
Kenaikan juga terjadi pada emas dengan kadar yang lebih rendah. Untuk kadar 37,5 persen, harga naik dari Rp 750 ribu menjadi Rp 905 ribu per gram, sementara kadar 30 persen naik dari Rp 630 ribu menjadi Rp 740 ribu per gram.
Warga Tulungagung Diringkus Polisi Usai Bobol Rumah Kosong, Gasak Emas dan Uang Rp 54 Juta!
“Kebetulan kami hanya punya yang sampai kadar 17 karat atau 70 persen saja. Untuk yang 92 persen sampai 24 karat kami tidak menyediakan. Kalau sekarang untuk kadar 24 karat mungkin bisa mencapai 1,7 juta lebih,” tambah Achmad.
Ia menyebut, kenaikan harga emas kali ini terbilang tajam dan terjadi dalam waktu yang relatif singkat, hanya sekitar satu bulan.
“Saya rasa kenaikan ini cukup cepat dan drastis, hanya dalam waktu satu bulan terakhir ini naiknya bisa sampai Rp 100 ribu per gram. Biasanya itu hanya 3–5 persen saja dalam 3 bulan atau sekitar Rp 50 ribu,” ungkapnya.
Dampaknya, aktivitas penjualan emas di tokonya justru menurun drastis. Sebaliknya, jumlah masyarakat yang datang menjual emas justru meningkat.
Rumah Di Jombang Dibobol Saat Sholat Tarawih, Emas 60 Gram hingga Uang Tunai Raib!
“Baru ada kabar harga emas naik ini, masyarakat banyak yang datang. Bukan untuk membeli emas, tapi untuk jual. Sehari saja kami bisa menerima 10–15 orang yang jual emas. Otomatis dampaknya ya angka penjualan emas di toko kami merosot,” bebernya.
Achmad juga memperkirakan tren kenaikan harga emas belum akan berhenti dalam waktu dekat. Ia menilai fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS dan kondisi ekonomi global menjadi faktor utama pemicu.
“Kemungkinan akan terus naik, bisa sampai Rp 2 juta per gram untuk emas dengan kadar 99 persen atau 24 karat. Tergantung nanti seperti apa nilai tukar rupiah dan dampak ekonomi global yang terjadi sekarang ini,” tandasnya.





