Kediri, LINGKARWILIS.COM – Memasuki hari pertama kegiatan belajar mengajar (KBM) di awal Ramadan, seluruh siswa di Kabupaten Kediri kembali masuk sekolah pada Senin (23/2). Aktivitas pembelajaran diawali dengan apel pagi dan pembinaan rohani.
Seperti terlihat di SD Negeri III Gadungan, Kecamatan Puncu, sekitar 300 siswa hadir mengikuti kegiatan. Sebelum pembelajaran dimulai, para siswa mengikuti apel pagi yang dilanjutkan dengan siraman rohani oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI).
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri telah menetapkan jadwal libur awal puasa pada 18, 19, 20, dan 21 Februari 2026. Selanjutnya, siswa kembali menjalani KBM mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026.
Sementara libur bersama Idulfitri dijadwalkan pada 16, 17, 18, 19, 20, serta 23, 24, 26, dan 27 Maret 2026. Kegiatan belajar akan kembali normal pada 30 Maret 2026.
Baca juga : Prajurit TNI Kodim 0809 Kediri Bangun Sumur Bor Air Siap Minum di Desa Gadungan, Ini Infonya
Guru sekaligus Wali Kelas VI SD Negeri III Gadungan, Eli Susana, menjelaskan bahwa seluruh prosedur pembelajaran di awal Ramadan telah dilaksanakan sesuai ketentuan. Pada hari pertama, siswa mengikuti apel pagi dan siraman rohani selama sekitar 30 menit. Kegiatan belajar dimulai pukul 07.30 WIB dan berakhir pukul 10.30 WIB.
Menurutnya, penyesuaian jam belajar dilakukan agar siswa tetap dapat berkonsentrasi selama menjalani ibadah puasa. Durasi satu jam pelajaran yang semula 40 menit dikurangi menjadi 30 menit selama Ramadan.
“Materi pelajaran tetap berjalan seperti biasa. Walaupun durasi belajar berkurang, kami berharap siswa tetap mampu memahami materi dengan baik. Penyesuaian jam ini juga sudah kami sosialisasikan sebelumnya,” ujarnya.
Baca juga : Berburu Takjil, Sore Hari di Kota Kediri Berubah Jadi Pasar Dadakan
Eli menambahkan, semangat belajar para siswa tetap terjaga meski sedang berpuasa. Guru dan wali kelas terus memberikan motivasi agar anak-anak tetap fokus menuntut ilmu demi masa depan yang lebih baik. ***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor :Hadiyin





