Identitas Pencuri Baut Rel Kereta Terungkap, Pendatang Asal Kalimantan Ditangkap, Satu Pelaku Masih Buron

Identitas Pencuri Baut Rel Kereta Terungkap, Pendatang Asal Kalimantan Ditangkap, Satu Pelaku Masih Buron
Polisi saat mengeler pelaku pencurian baut penambat rel kereta api ke lokasi kejadian. (aziz)

Blitar, LINGKARWILIS.COMKepolisian akhirnya berhasil mengungkap identitas pelaku pencurian baut penambat bantalan rel kereta api yang terjadi di Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Pelaku diketahui merupakan pendatang asal Kalimantan yang berdomisili sementara di wilayah Kota Blitar.

Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, mengungkapkan pelaku bernama Dwi Agustiono (26), warga Jalan Dharma RT 14 RW 00, Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Selama berada di Blitar, yang bersangkutan tinggal di Jalan Klampis Gang I, Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo.

“Terduga pelaku telah kami amankan dan saat ini menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Samsul Anwar, Kamis (8/1/2026).

Selain menangkap satu pelaku, polisi juga menetapkan satu orang lainnya sebagai daftar pencarian orang (DPO). Terduga pelaku buron berinisial DW, warga Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, diduga turut terlibat dalam aksi pencurian baut rel yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

“Iya, satu orang masih dalam pencarian,” tambahnya.

Baca juga : Genjot PAD Sektor Wisata, Pemkot Blitar Wacanakan Tiket Masuk Taman Kebonrojo

AKP Samsul menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, Polsek Sanankulon bersama piket Reskrim menerima laporan warga terkait dua orang mencurigakan yang berada di sekitar jembatan rel sisi selatan Lapangan Bhirawa, Desa Kalipucung.

Ketika petugas tiba di lokasi, salah satu terduga pelaku sudah lebih dulu diamankan warga. Pelaku kepergok sedang duduk di dekat rel, sementara rekannya memukul baut sehingga menimbulkan suara keras dan mengundang kecurigaan warga sekitar.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 13 buah baut penambat rel kereta api yang disembunyikan di dalam gulungan kaos, dimasukkan ke dalam karung putih dan ditutupi lembaran seng berkarat. Selain itu, turut diamankan sejumlah alat berupa satu tang potong dan satu cukit.

“Akibat perbuatan tersebut, PT KAI mengalami kerugian sekitar Rp 4,1 juta,” jelas AKP Samsul.

Dari hasil pengembangan penyidikan, diketahui pelaku tidak hanya beraksi di satu lokasi. Pihak PT KAI mencatat, pencurian baut penambat rel terjadi di sedikitnya lima titik berbeda.

Baca juga : Jalan Penghubung Desa Srikaton–Sambi Ringinrejo Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemkab Kediri

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa hasil koordinasi antara Unit Pengamanan KAI dan kepolisian mengungkap total kehilangan mencapai 108 baut penambat rel.

“Awalnya ditemukan kehilangan 13 baut di KM 127+358 petak jalan Blitar–Rejotangan. Namun dari pengakuan pelaku, aksi pencurian dilakukan di lima lokasi berbeda,” terang Tohari.

Adapun titik-titik pencurian tersebut berada di BH 537 KM 133+723, BH 536 KM 133+254, BH 532 KM 131+770, BH 524 KM 127+851, serta BH 522 KM 127+358.

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Sanankulon, sementara polisi terus memburu satu pelaku lainnya yang telah ditetapkan sebagai buronan.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D