Blitar, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Blitar terus mengupayakan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Salah satu langkah yang tengah dikaji adalah rencana pemberlakuan tarif masuk bagi pengunjung Taman Kebonrojo yang berada di kawasan rumah dinas Wali Kota Blitar.
Wacana tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar, Jajuk Indihartati. Ia mengakui, hingga kini pihaknya masih dalam tahap perencanaan untuk menerapkan tiket masuk bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata alam tersebut.
“Pemberlakuan tiket masuk ini masih sebatas rencana. Tujuannya untuk meningkatkan PAD yang nantinya digunakan untuk perawatan satwa serta sarana dan prasarana penunjang,” ujar Jajuk, Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, Taman Kebonrojo selama ini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Pengunjung memanfaatkan kawasan tersebut untuk rekreasi sekaligus edukasi, mengingat Kebonrojo memiliki beragam koleksi satwa, seperti rusa, burung unta, sangkar burung berukuran besar, serta sejumlah hewan langka lainnya.
Baca juga : Luncurkan Program ZMart Baznas, Wali Kota Kediri Salurkan Modal Usaha Rp480 Juta
Tak hanya sebagai tempat rekreasi, Kebonrojo juga kerap dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, khususnya bagi anak-anak dan pelajar. Namun demikian, selama bertahun-tahun taman tersebut dapat diakses secara gratis tanpa pungutan biaya masuk.
Di sisi lain, DLH Kota Blitar memiliki kewajiban rutin untuk melakukan perawatan fasilitas, pemeliharaan lingkungan, serta pemenuhan kebutuhan pakan satwa. Selama ini, sumber pendapatan yang diperoleh hanya berasal dari retribusi parkir pengunjung.
“Dengan adanya pemasukan dari tiket masuk, pengelolaan Kebonrojo tentu bisa lebih optimal, baik dari sisi perawatan maupun pengembangan ke depan,” jelasnya.
Meski demikian, Jajuk menegaskan bahwa penerapan tarif masuk tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa. Pihaknya masih harus melalui sejumlah tahapan, termasuk penyusunan regulasi sebagai dasar hukum, serta pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat.
Baca juga : Intensifkan Edukasi, Pemkot Blitar Upaya Tekan Pernikahan Usia Dini
“PAD yang diperoleh nantinya juga akan digunakan untuk pengembangan Taman Kebonrojo agar lebih baik ke depannya,” pungkasnya.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






