Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Persiapan menjelang konser akbar Dewa 19 di Alun-Alun Ponorogo, Sabtu (30/8/2025) malam, terus dimatangkan. Salah satu yang menjadi fokus ialah rekayasa lalu lintas dan penyediaan kantong parkir, mengingat sekitar 50 ribu penonton diperkirakan akan memadati area pertunjukan Ahmad Dhani dan kawan-kawan.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Sarana Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo, Setyo Budiono, menyampaikan bahwa hasil koordinasi dengan Satlantas Polres Ponorogo menetapkan kawasan lingkar Alun-Alun steril dari kendaraan.
“Berdasarkan rekayasa lalu lintas dan arahan Satlantas, seluruh area Alun-Alun harus bebas dari parkir. Ini instruksi langsung dari Kapolres,” jelasnya, Jumat (29/8/2025).
Baca juga : Jalan Sehat Semarakkan HUT RI ke-80, Wabup Kediri Ajak ASN Teladani Semangat Pahlawan
Dishub telah menyiapkan beberapa kantong parkir alternatif. Untuk roda dua (R2), lokasi parkir berada di Jalan Jenderal Sudirman mulai pertigaan Ngepos hingga pertigaan Alun-Alun, serta di Jalan Gatot Subroto hingga simpang tiga Jembatan Jenes.
Selain itu, Jalan Imam Bonjol dan sisi timur Jalan Diponegoro juga dialokasikan khusus untuk kendaraan roda dua.
Sementara untuk roda empat (R4) atau lebih, pengendara diarahkan menuju Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Ahmad Yani, Jalan Trunojoyo, serta sebagian Jalan Sultan Agung. Dengan skema ini, Dishub optimistis seluruh kendaraan penonton dapat tertampung.
“Mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB, ring satu Alun-Alun wajib steril kendaraan, mengingat besarnya jumlah penonton yang akan hadir,” terang Budi.
Baca juga : Polres Kediri Kota Ungkap Tiga Kasus, Dua Korban Tewas Diduga Akibat Keracunan Miras
Terkait tarif parkir, pihaknya menegaskan tetap mengacu pada Peraturan Daerah (Perda), yakni Rp3 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp5 ribu untuk roda empat.
“Tidak ada perubahan tarif. Kami imbau masyarakat membayar sesuai ketentuan resmi. Bila ada warga yang ingin membuka kantong parkir tambahan, silakan berkoordinasi dengan Dishub terlebih dahulu,” tandasnya.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin





