JLS Blitar–Malang Segera Tersambung, Ringinrejo Jadi Prioritas Tahun Ini

JLS Blitar–Malang Segera Tersambung, Ringinrejo Jadi Prioritas Tahun Ini
Rombongan Bupati Blitar ketika meninjau progress pembangunan JLS di Kecamatan Wates. (aziz)

BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Malang ditargetkan segera tersambung. Pemerintah Kabupaten Blitar menyatakan komitmennya untuk terus mengawal percepatan proyek strategis nasional tersebut.

Ruas yang saat ini menjadi fokus pengerjaan berada di perbatasan Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, dengan Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Jalur tersebut menghubungkan dua destinasi wisata andalan di masing-masing daerah, yakni Pantai Jolosutro di Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, serta Pantai Modangan di Kecamatan Donomulyo.

bayar PBB Kota Kediri

Bupati Blitar Rijanto berharap konektivitas antarwilayah itu segera terwujud. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa tersambung. Sehingga dari Wates yang berada di ujung barat daya Kabupaten Blitar hingga Wonotirto dan Bakung melalui JLS dapat terhubung,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Baca juga : Wali Kota Kediri Salurkan Bantuan Becak Listrik, Dorong Transportasi Ramah Lingkungan dan Penguatan Ekonomi Warga

Menurut Rijanto, dukungan Pemkab Blitar terhadap proyek JLS telah diwujudkan melalui berbagai langkah, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat hingga proses pembebasan lahan. Ia optimistis keberadaan JLS akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor pariwisata pesisir selatan.

“Proyek ini sudah dirintis sejak lama, sehingga perlu didukung penuh. Bukan hanya untuk Blitar, tetapi juga daerah-daerah lain di sepanjang pesisir selatan yang dilalui JLS,” katanya.

Saat ini, satu pekerjaan yang masih dikejar adalah pengaspalan ruas yang menghubungkan Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, dengan Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates. Wilayah Ringinrejo dan Tugurejo sendiri berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang.

Kendala utama dalam pengerjaan ruas tersebut adalah kebutuhan pelebaran jalan. Lebar eksisting 24 meter dinilai belum memenuhi standar karena dibutuhkan 35 meter. Untuk itu, proses pembebasan lahan masih terus diupayakan.

Baca juga : Sebanyak 200 Becak Listrik Disalurkan kepada Pengemudi Becak di Kabupaten Kediri

Pemkab Blitar telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp3 miliar guna menyelesaikan pembebasan lahan milik warga terdampak. Jika tahapan ini rampung, pembangunan akan dilanjutkan pada segmen Lot 3A yang berada di wilayah timur laut Kabupaten Blitar, tepatnya di ruas Desa Ringinrejo dan Tugurejo.

Dari total 13 bidang tanah yang harus dibebaskan, empat bidang masih dalam proses, sementara sisanya telah terselesaikan. Adapun panjang ruas Lot 3A yang belum tergarap diperkirakan mencapai 7,5 kilometer.

Dengan percepatan tersebut, konektivitas Blitar–Malang melalui JLS diharapkan segera terwujud dan membuka akses baru bagi pengembangan kawasan selatan.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto