Blitar, LINGKARWILIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api yang digelar di Perlintasan Sebidang (JPL) 196, Jalan Anggrek, Kota Blitar, Rabu (24/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, KAI Daop 7 Madiun menggandeng komunitas pencinta kereta api atau railfans dari wilayah Madiun, Kertosono, dan Blitar. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan edukasi keselamatan kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas di kawasan perlintasan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan keterlibatan generasi muda melalui komunitas railfans menjadi langkah strategis dalam menyampaikan pesan keselamatan secara lebih efektif dan dekat dengan masyarakat.
“Generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Melalui keterlibatan komunitas pencinta kereta api dari Madiun, Kertosono, dan Blitar, kami berharap pesan keselamatan dapat tersampaikan lebih luas sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas KAI bersama anggota komunitas membagikan pamflet edukatif sekaligus memberikan imbauan secara langsung kepada pengguna jalan. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan persuasif untuk mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta berhenti dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi jalur kereta api.
Tohari menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama antara operator kereta api, pemerintah, dan masyarakat.
“Keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Karena itu, diperlukan kesadaran dan kedisiplinan bersama untuk mematuhi aturan yang berlaku demi menghindari kecelakaan,” katanya.
Baca juga : Terduga Pelaku Arisan Online dan Investasi Bodong Diamankan ke Polres Kediri
Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan tersebut, KAI Daop 7 Madiun berharap angka pelanggaran dan kecelakaan di perlintasan sebidang dapat terus ditekan. Selain itu, keterlibatan komunitas diharapkan mampu menumbuhkan budaya keselamatan berlalu lintas, khususnya di kalangan generasi muda.
KAI juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan berbagai upaya peningkatan keselamatan melalui edukasi, pengawasan, serta pengembangan layanan guna mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh masyarakat.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





