Kakek Buyut di Blitar Ditangkap karena Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Dua Cicitnya

Kakek Buyut di Blitar Ditangkap karena Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Dua Cicitnya
Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman ketika menasehati PK, kakek buyut bejat yang tega mencabuli dua cicitnya sendiri. (aziz)

BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Seorang pria lanjut usia berinisial PK (74), warga Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, ditangkap polisi atas dugaan melakukan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur yang masih merupakan cicit kandungnya.

Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, mengungkapkan bahwa pelaku diamankan setelah aparat menerima laporan dari pihak sekolah salah satu korban. Laporan tersebut berawal dari curhatan korban yang ditulis di selembar kertas dan ditemukan oleh guru. Guru yang bersangkutan lalu melaporkannya ke pihak berwajib.

“Ini kasus yang sangat memprihatinkan karena korbannya adalah anak-anak yang masih dalam hubungan keluarga dekat. Kami bersama Pemkab Blitar akan terus memberikan pendampingan psikologis kepada para korban,” ujar AKBP Arif, Selasa (6/5/2025).

Baca juga : BNN Kota Kediri Bentuk Dujatika, Peserta Dibekali Penguatan Karakter Sejak Hari Pertama

Kejadian ini dilaporkan terjadi di rumah pelaku pada awal Februari 2025, saat kedua anak sedang dititipkan untuk menginap di rumah buyut mereka. Aksi pelecehan tersebut diduga dilakukan berulang kali.

Penyelidikan lebih lanjut menyebutkan bahwa korban sempat menerima ancaman dan iming-iming uang oleh pelaku. Kepolisian bertindak cepat setelah menerima laporan dan langsung menangkap pelaku di kediamannya tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya dan menyatakan penyesalan. Namun demikian, ia tetap akan diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan tindakannya.

Baca juga : Polisi Bongkar Komplotan Pembobol Alfamidi Srengat, Dua Pelaku Berasal dari Kediri

Polres Blitar menegaskan komitmennya dalam mengusut tuntas kasus ini dan mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi kekerasan seksual, terutama terhadap anak-anak.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D