Kemenag Latih 100 Penghulu Jadi Fasilitator Konsultasi Keluarga, Tekan Angka Perceraian

Kemenag Latih 100 Penghulu Jadi Fasilitator Konsultasi Keluarga, Tekan Angka Perceraian
Ilustrasi

JAKARTA, LINGKARWILIS.COM — Kementerian Agama (Kemenag) RI melatih 100 calon fasilitator layanan konsultasi dan pendampingan keluarga. Mereka terdiri atas penghulu serta Penyuluh Agama Islam, yang nantinya akan memberikan pendampingan intensif kepada keluarga muda, khususnya pasangan yang berada pada usia pernikahan 0 hingga 5 tahun.

Pelatihan ini merupakan bagian dari penguatan program Pusat Pelayanan Keluarga Sakinah (Pusaka Sakinah), yang telah digulirkan sejak 2019.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa usia pernikahan muda kerap menjadi fase rawan yang rentan terdampak tekanan ekonomi dan budaya. Oleh karena itu, fasilitator dilatih untuk memperkuat fondasi ketahanan keluarga sejak awal pernikahan.

“Pembangunan keluarga sakinah ini penting sebagai landasan menuju lahirnya generasi tangguh demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (23/4), dikutip dari laman resmi Kemenag RI.

Baca juga : Wali Kota: Air di Jalur Gaza Tak Layak Konsumsi, Krisis Kemanusiaan Kian Parah

Abu menekankan bahwa fasilitator bukan bertindak sebagai pengatur urusan domestik keluarga, melainkan pendamping yang hadir secara persuasif. Mereka akan melakukan kunjungan berkala setiap dua hingga tiga bulan untuk mengevaluasi dinamika dan kebutuhan pasangan muda yang didampingi.

“Kita ingin para fasilitator mampu mendengar, mengamati, dan bergerak cepat. Mereka harus peka dan kreatif dalam memberikan solusi,” jelasnya.

Fenomena meningkatnya angka perceraian, menurut Abu Rokhmad, menjadi alarm sosial yang harus ditanggapi serius. Ia menyayangkan anggapan masyarakat yang mulai memaklumi perceraian sebagai hal biasa. Padahal, jika tidak ditangani sejak dini, dampaknya akan luas terhadap stabilitas sosial.

“Jangan hanya mengurus di hilir, kita juga perlu mencegah sejak dari hulu,” tegasnya.

Baca juga : BNN Perluas Layanan Rehabilitasi Lewat Program IBM, Fokus Tangani Pecandu Ringan di Tingkat Komunitas

Melalui pelatihan ini, Kemenag berharap para fasilitator menjadi agen perubahan, profesional, empatik, dan adaptif dalam mendampingi keluarga-keluarga muda agar tetap kokoh dan harmonis di tengah tantangan zaman.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D