Blitar, LINGKARWILIS.COM – Volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, terus meningkat dan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak mengelola sampah dengan membudayakan gerakan 3R (reduce, reuse, recycle).
Kepala DLH Kota Blitar, Jajuk Indihartati, menjelaskan bahwa jumlah sampah yang dikirim ke TPA kini rata-rata mencapai 70 ton per hari, naik signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar 45 ton per hari. Kondisi ini dikhawatirkan dapat membuat kapasitas TPA overload jika tidak segera diatasi.
“Langkah sederhana yang bisa dilakukan warga adalah memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang masih bernilai seperti plastik dan botol plastik bisa dimanfaatkan kembali melalui bank sampah, sedangkan sisa sayuran atau bahan organik dapat diolah menjadi kompos atau dimasukkan ke lubang biopori,” ujar Jajuk, Kamis (14/8/2025).
Ia menambahkan, hingga saat ini terdapat lebih dari 100 bank sampah yang tersebar di berbagai kelurahan dan lingkungan di Kota Blitar. DLH juga melibatkan kelompok masyarakat dan perangkat tingkat RT untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di lapangan.
“Jika masyarakat konsisten menerapkan prinsip 3R, volume sampah yang masuk ke TPA dapat berkurang secara signifikan. Jadi, tidak semua sampah harus berakhir di tempat pembuangan,” tegasnya.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





