KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Meski pandemi telah berlalu, perjuangan Budi Santoso (49) dalam mengais rezeki tak surut. Pria asal Sukoharjo, Jawa Tengah, yang kini menetap di Kelurahan Kauman, Kota Kediri ini tetap konsisten menjajakan es puter keliling, atau yang akrab disebut es dong-dong, sejak pagi hingga malam hari.
Setiap hari, mulai pukul 10.30 WIB hingga sekitar 20.30 WIB, Budi mendorong gerobak es keliling di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Jamsaren, Singonegaran, Tirtoudan, hingga Alun-Alun Kota Kediri.
“Pembeli kebanyakan orang dewasa, justru anak-anak sekarang jarang beli. Kadang malah tidak ada sama sekali,” ujar Budi saat ditemui di sela aktivitasnya, Rabu (6/8/2025).
Baca juga : Fraksi Nasdem Dukung Siswa Kediri Kuliah di UI, Dorong Pemkab Aktif Jalin Kerja Sama
Ciri khas es puter racikan Budi terletak pada rasa gurih santan, namun ia menyadari tren selera konsumen terus bergeser. Ia pun berencana menambahkan varian rasa baru agar tetap menarik pembeli.
“Kalau ada tambahan rasa manis atau yang lain, semoga bisa menambah peminat,” tuturnya.
Meski bersaing dengan deretan jajanan kekinian, Budi tetap berkomitmen melestarikan es puter tradisional, menjadikannya bagian dari nostalgia rasa yang nyaris terlupakan.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin





