LINGKARWILIS.COM – Sepekan menjelang Lebaran, harga bahan pokok dan bahan penting di Kota Batu relatif stabil. Bahkan, beberapa komoditas mengalami penurunan harga berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur.
Siskaperbapo memperbarui data harga bahan pokok berdasarkan pemantauan di empat pasar utama Kota Batu, yakni Pasar Induk Among Tani, Pasar Pesanggrahan, Pasar Songgoriti, dan Pasar Gentengan.
Berdasarkan data tersebut, komoditas yang mengalami penurunan harga meliputi cabai merah, cabai rawit, dan bawang putih.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata menyampaikan bahwa berdasarkan laporan dari Satgas Pangan, harga tiga komoditas tersebut mulai mengalami penurunan sejak Senin (24/03).
Mudik Lebaran 2025, Stasiun Malang Catat Lonjakan Penumpang
“Harga cabai merah keriting kemarin turun dari sebelumnya Rp 46.250 menjadi Rp 43.750 per kilo. Lalu untuk cabai rawit merah turun dari Rp 86.625 menjadi Rp 85.000 per kilo,” kata Andi.
“Kemudian komoditas lain yang turun itu bawang putih dari Rp 39.500 menjadi Rp 39.000 per kilo,” imbuhnya.
Selain penurunan harga, ada juga beberapa komoditas yang mengalami kenaikan menjelang Lebaran, di antaranya kentang dan wortel.
“Kentang dari harga Rp 18.875 naik menjadi Rp 19.375 per kilo. Kalau wortel itu dari Rp 18.000 jadi Rp 18.500 per kilo,” terangnya.
Mudik Lebaran 2025, Stasiun Malang Catat Lonjakan Penumpang
Untuk memastikan harga tetap terkendali dan pasokan bahan pokok mencukupi hingga Lebaran, jajaran Polres Batu melakukan pemantauan rutin terhadap harga dan ketersediaan barang di pasaran.
“Kami ingin memastikan harga tetap terkendali dan masyarakat dapat menjalani ibadah dengan tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga bahan pokok,” pesannya.





