Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Kekesalan warga terhadap kondisi jalan rusak di wilayah Kecamatan Siman akhirnya diwujudkan melalui aksi corat-coret di badan jalan. Ruas Perempatan Jabung hingga arah barat yang dipenuhi lubang diberi tanda dan tulisan sebagai bentuk protes sekaligus peringatan bagi para pengguna jalan.
Aksi tersebut dilakukan karena kerusakan jalan dinilai telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan. Lubang-lubang yang tersebar di sejumlah titik membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas.
Salah seorang warga Desa Demangan, Sulani, mengatakan kondisi jalan semakin memprihatinkan. Menurutnya, banyak lubang berukuran besar yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
“Jalannya sudah mblegong-mblegong atau berlubang semua. Takutnya ada pengendara yang jatuh karena kerusakannya sudah cukup parah. Dari Perempatan Jabung sampai ke sini banyak lubangnya, termasuk di depan rumah saya,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Ponorogo : Dishub Kediri Minta Warga Laporkan Truk ODOL yang Membahayakan Pengguna Jalan
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Ponorogo segera melakukan perbaikan secara menyeluruh agar jalan kembali aman dilalui masyarakat.
Keluhan serupa disampaikan Ketua RT 2 RW 2 Desa Demangan, Agus Triono. Ia menjelaskan, coretan di badan jalan merupakan inisiatif warga sebagai bentuk kekecewaan atas lambannya penanganan kerusakan jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer tersebut.
“Coretan itu bentuk suara hati warga. Kondisi jalan sudah rusak cukup parah, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Karena itu warga berinisiatif memberi tulisan di jalan,” katanya.
Menurut Agus, warga sebenarnya pernah bergotong royong menambal sejumlah lubang secara swadaya beberapa bulan lalu. Namun perbaikan tersebut tidak bertahan lama karena ruas jalan menjadi jalur utama kendaraan bertonase besar.
“Kami berharap jalan Margo Utomo menuju Pondok Ngabar segera diperbaiki. Dulu memang pernah ditambal oleh pemerintah, tetapi sifatnya hanya tambal sulam sehingga cepat rusak lagi,” imbuhnya.
Baca juga : Dispertabun Kabupaten Kediri Kerahkan PPL Pantau Lahan Padi Rawan Fuso
Agus menambahkan, kerusakan jalan tersebut juga telah beberapa kali memicu kecelakaan. Bahkan belum lama ini seorang pengendara dilaporkan mengalami patah kaki setelah terjatuh akibat menghantam lubang di ruas jalan tersebut.
“Kecelakaan sudah sering terjadi, terutama di bagian barat yang kerusakannya paling parah. Beberapa waktu lalu ada warga Jabung yang jatuh sampai mengalami patah kaki,” pungkasnya.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin





