Kediri, LINGKARWILIS.COM —Sosok inspiratif datang dari Kabupaten Kediri. Seorang lansia bernama Martiyah atau akrab disapa Mbah Yah, tercatat sebagai jemaah haji tertua di Indonesia tahun 2026 dengan usia 104 tahun.
Di balik kesederhanaannya, tersimpan tekad besar. Sejak tahun 2021, Mbah Yah mulai mendaftar haji dengan menyisihkan hasil jualan jenangnya. Setelah penantian panjang, impian tersebut akhirnya terwujud. Ia dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 19 Mei 2026 mendatang.
Meski telah berusia lebih dari satu abad, kondisi fisiknya masih cukup prima. Pendengarannya baik dan komunikasinya pun masih jelas. Aktivitas hariannya dimulai sejak pagi, mulai dari salat Subuh hingga menyiapkan dagangan.
Baca juga : Wakil Bupati Kediri Lepas Jamaah Haji Kabupaten Kediri 2026
“Cita-cita saya memang naik haji dan uang saya kumpulkan sejak lama. Saya bersyukur masih sehat dan bisa melihat anak cucu,” tuturnya.
Mbah Yah memiliki lima orang anak, serta puluhan cucu dan buyut yang jika ditotal mencapai sekitar 50 orang. Dalam keberangkatannya nanti, ia akan didampingi oleh anak keduanya, Muidah (64).
Muidah mengungkapkan rasa syukur atas kesehatan sang ibu yang tetap terjaga hingga saat ini, sekaligus kebanggaan karena ibunya menjadi jemaah haji tertua di Indonesia.
“Saya bersyukur ibu sehat dan bisa berangkat haji. Mohon doa agar kami semua diberi kelancaran dan kesehatan saat berangkat hingga pulang nanti,” ujarnya.
Baca juga : Dandim 0809/Kediri Jalin Silaturahmi dengan Ponpes Wali Barokah
Kisah Mbah Martiyah menjadi bukti bahwa ketekunan, kesabaran, dan doa mampu mengantarkan seseorang mewujudkan impian, bahkan di usia yang tidak lagi muda.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





