Kediri, LINGKARWILIS.COM — DPRD Kabupaten Kediri menegaskan dukungannya terhadap Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar sebagai langkah memperbaiki asupan gizi anak sekolah.
Program ini dinilai sangat bermanfaat karena menyediakan menu bernutrisi lengkap yang dibiayai melalui anggaran pemerintah dengan nilai yang cukup besar.
Agar siswa tidak merasa jenuh, menu MBG juga disusun bervariasi. Namun dalam kunjungan kerja dalam daerah (KKDD) yang dilakukan Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri pada Kamis (11/12), ditemukan adanya makanan MBG di SDN 1 Sukorejo Tepus yang tidak habis dikonsumsi siswa.
Kondisi ini terjadi karena pembagian MBG bertepatan dengan pelaksanaan ulangan, sehingga sebagian makanan tersisa.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, berharap setiap porsi MBG dapat dimakan hingga habis oleh siswa. Ia menyebut SOP terkait variasi menu maupun waktu pengiriman sebenarnya sudah sesuai.
Baca juga : Inter Kediri Amankan Kemenangan 2-0 di Laga Pembuka Kontra Madiun Putra dalam Liga 4 Jatim Grup G
Menu MBG berupa ikan atau ayam, sayur, nasi, buah semangka, dan minuman dinilai memiliki kandungan gizi tinggi.
“Karena tidak dikonsumsi sepenuhnya, akhirnya banyak makanan tersisa. Kami berharap anak-anak bisa menghabiskan MBG agar manfaat gizinya benar-benar dirasakan dan membantu mendukung proses belajar,” ujar Dodi.
Ia menambahkan, anggaran untuk MBG berasal dari pemerintah dengan nilai yang tidak kecil, sehingga sangat disayangkan jika makanan justru terbuang. Dodi meminta peran aktif guru maupun orang tua untuk memotivasi siswa agar mau mengonsumsi MBG yang disediakan.
Baca juga : KKMP Ngadirejo Resmi Diluncurkan, Jadi Teladan Kemandirian Ekonomi Warga Kota Kediri
“Harapannya, tidak ada lagi makanan yang tersisa sehingga manfaat program ini bisa optimal,” tutupnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






