Jombang, LINGKARWILIS.COM – Seorang pria yang mengklaim dirinya sebagai intel kepolisian terekam kamera CCTV saat mengambil kabur ponsel milik penjaga kedai es teh di Desa Mojokrapak, Kecamatan Jombang. Aksi itu terjadi pada Kamis (20/11) sekitar pukul 12.00 WIB dengan modus meminjam ponsel untuk “memfoto begal”.
Pelaku datang layaknya pelanggan, memesan es teh, lalu memanfaatkan kondisi kedai yang sedang sepi. Ia kemudian meminta meminjam ponsel milik penjaga kedai, Mei Auliasari (19), dengan alasan membutuhkan kamera untuk dokumentasi penangkapan pelaku kejahatan.
Mei mengaku sempat menolak permintaan tersebut dan menjelaskan bahwa memori ponselnya penuh. Namun pria berhelm itu tetap memaksa.
“Dia tanya, ‘Mbak, ada kamera nggak?’ Saya jawab, ‘Nggak ada, Pak,’” tutur Mei mengenang kejadian tersebut.
Baca juga : Dinsos Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Nutrisi untuk Lansia, ODGJ dan Disabilitas di LKS
Meski sudah memperlihatkan bahwa penyimpanan ponselnya benar-benar penuh, pelaku tetap memaksa. Bahkan, pria itu langsung mengambil ponsel tersebut dan kabur meninggalkan lokasi.
“Saya sudah tunjukkan kalau memorinya penuh. Tapi HP saya tetap diambil dan dia langsung lari,” ujarnya.
Mei sempat mengejar hingga ke area lampu merah, namun pelaku sudah tak terlihat. Ponsel itu merupakan perangkat yang ia gunakan untuk kebutuhan kuliah.
“Kejar sampai lampu merah, tapi sudah hilang. Harapannya HP saya bisa ditemukan, soalnya banyak data kuliah di dalamnya,” ungkapnya.
Atas insiden ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,5 juta. Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku kini beredar luas di media sosial.
Mei sudah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Namun hingga Minggu siang, petugas belum datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





