Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas pangan sekaligus membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) menyelenggarakan Operasi Pasar Murni (OPM) di enam titik berbeda.
Pelaksanaan OPM dimulai pada 5 Desember 2025 di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Ngasem pukul 07.00 WIB. Kegiatan berlanjut pada 9 Desember di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, 10 Desember 2025 di Desa Sekaran, Kecamatan Kayen Kidul, 11 Desember 2025 di Desa Segaran, Kecamatan Wates, 16 Desember 2025 di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, serta 17 December 2025 di Balai Desa Sidorejo, Pare.
Kepala Disdagrin Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, menyampaikan bahwa komoditas yang disediakan meliputi beras premium, telur, minyak goreng, dan gula, seluruhnya dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. OPM ini digelar untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Nataru.
Baca juga : Curah Hujan Tinggi, Bupati Kediri Mas Dhito Instruksikan Personel BPBD dan Desa Siaga 24 Jam
“OPM bertujuan memastikan ketersediaan komoditas strategis tetap aman serta menekan potensi inflasi di tingkat konsumen menjelang momentum Natal dan Tahun Baru. Karena itu, Pemkab Kediri melakukan intervensi langsung melalui OPM di enam titik tersebut,” jelasnya.
Tutik juga mengimbau masyarakat Kabupaten Kediri agar tidak melakukan aksi panic buying. Menurutnya, stok bahan pangan pada akhir tahun mencukupi, dengan harga yang lebih murah dari pasar namun tetap berkualitas premium.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





