Blitar, LINGKARWILIS.COM – Animo pedagang untuk mengikuti bazar takjil di Jalan Kenanga, Kota Blitar pada Ramadan mendatang sangat tinggi. Jumlah pendaftar mencapai sekitar 350 orang, sementara kapasitas lapak yang tersedia hanya sekitar 150 stan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto, menjelaskan bahwa penentuan lokasi lapak akan dilakukan melalui mekanisme undian. Seluruh pedagang yang telah mendaftar memiliki kesempatan yang sama, namun penempatan tetap ditentukan berdasarkan hasil pengundian.
“Prosesnya memang menggunakan sistem undian. Dan memang banyak pedagang yang mendaftar untuk ikut bazar,” ujar Parminto, Rabu (12/2/2026).
Ia mengakui jumlah pendaftar jauh melebihi daya tampung lokasi. Oleh karena itu, pedagang yang tidak mendapatkan tempat di Jalan Kenanga akan diarahkan ke lokasi alternatif yang telah disiapkan, seperti di sekitar Pasar Templek, area timur Pasar Legi, maupun halaman Pasar Legi. Selain itu, bazar takjil di Jalan Kenanga diprioritaskan bagi pedagang asal Kota Blitar sebagai bentuk fasilitasi bagi pelaku usaha lokal.
Baca juga : GPI Geruduk PN Blitar, Soroti Putusan yang Dinilai Mengancam Aset Negara
Bazar takjil di Jalan Kenanga rencananya akan beroperasi mulai pukul 15.00 hingga waktu berbuka puasa sekitar pukul 18.00. Petugas akan disiagakan untuk menjaga ketertiban, dan setiap pedagang dikenakan retribusi sebesar Rp1.000 per hari.
Jenis dagangan yang diperbolehkan adalah makanan dan minuman khas berbuka puasa. Disperindag juga menegaskan akan menindak tegas pedagang yang mengalihkan stan kepada pihak lain. Pedagang yang tidak lagi berjualan diminta segera melapor agar lapaknya dapat diberikan kepada pedagang lain yang belum mendapat tempat.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





