Minim Penerangan, Rawan Laka dan Kejahatan, Jalur Perbukitan Lok Songo Tulungagung Kini Terang dengan PJU Sepanjang 500 Meter

Minim Penerangan, Rawan Laka dan Kejahatan, Jalur Perbukitan Lok Songo Tulungagung Kini Terang dengan PJU Sepanjang 500 Meter
Petugas Dishub Tulungagung saat memeriksa konstruksi lampu PJU di jalur perbukitan lok songo masuk Desa Demuk Kecamatan Pucanglaban Tulungagung (Dishub Tulungagung)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Ruas jalan di kawasan perbukitan Lok Songo, Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, kini telah dilengkapi penerangan jalan umum (PJU). Pemasangan ini dilakukan lantaran jalur tersebut sebelumnya belum pernah memiliki lampu penerangan dan dikenal rawan kecelakaan serta tindak kriminal pada malam hari.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Panji Putranto, menjelaskan bahwa pihaknya telah merealisasikan pemasangan PJU di wilayah tersebut sebagai bagian dari program prioritas tahun 2025. Selama ini, kondisi jalan yang gelap total dan kontur jalan berkelok membuat kawasan Lok Songo berisiko tinggi bagi pengguna jalan.

“Sejak awal 2025, jalur perbukitan Lok Songo memang kami tetapkan sebagai prioritas. Selama ini belum ada PJU sama sekali, sehingga sangat rawan kecelakaan dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,” ujar Panji Putranto, Senin (22/12/2025).

Baca juga : Peringati Hari Ibu, Rumah Budaya Kediri Gelar Lomba Nyanyi Se-Jawa Timur, Piala dari Wali Kota

Ia menjelaskan, Dishub Tulungagung telah memasang sebanyak 11 unit lampu PJU lengkap dengan tiang, jaringan listrik, dan instalasi pendukung. Setiap tiang dipasang dengan jarak sekitar 50 meter, sehingga total jalur yang kini terang mencapai kurang lebih 500 meter, mulai dari bagian bawah hingga puncak perbukitan.

“Sebanyak 11 titik lampu PJU sudah terpasang dan berfungsi dengan baik. Penerangan mencakup sepanjang kurang lebih 500 meter,” ungkapnya.

Lampu yang digunakan merupakan jenis lampu hemat energi (LHE) dengan cahaya putih, yang dinilai cukup optimal untuk meningkatkan visibilitas dan keselamatan pengguna jalan pada malam hari.

Untuk proyek tersebut, Dishub Tulungagung mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 juta, mencakup pengadaan lampu, pembangunan tiang, serta instalasi listrik. Meski demikian, Panji menyebut pemasangan PJU di kawasan Lok Songo belum sepenuhnya rampung dan akan dilanjutkan pada tahun 2026 di ruas-ruas lain.

Baca juga  : Operasi Lilin Semeru 2025 Dimulai, Kapolres Kediri Tinjau Langsung Kesiapan Pospam dan Posyan

Sementara itu, terkait opsi penggunaan PJU tenaga surya, Panji menjelaskan bahwa rencana tersebut sempat dipertimbangkan. Namun, kondisi geografis kawasan yang dipenuhi pepohonan tinggi dinilai tidak mendukung kinerja panel surya.

“PJU solar cell membutuhkan paparan sinar matahari maksimal untuk pengisian baterai. Di Lok Songo banyak pepohonan tinggi, sehingga tidak memungkinkan menggunakan sistem tersebut,” pungkasnya.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *