Lamongan, LINGKARWILIS.COM — Menjelang peringatan Hari Santri Nasional 2025, semarak kegiatan bernuansa religius mulai terasa di Kabupaten Lamongan. Salah satunya datang dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Lamongan, yang menggelar Festival Al Banjari pada Kamis (16/10/2025).
Ajang tersebut diikuti 22 grup Al Banjari dari jenjang SD/MI se-Kabupaten Lamongan. Festival dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan, menandai dimulainya kompetisi yang menggabungkan nilai seni dan spiritualitas Islam itu.
Kepala Kemenag Lamongan, Mohammad Muhlisin Mufa, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif MTsN 2 Lamongan. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah kreatif dalam memperkuat karakter keislaman generasi muda di tengah derasnya arus digital dan media sosial.
Baca juga : Jelang Musim Hujan, Dinas Perkim Kabupaten Kediri Gencar Perbaiki PJU Rusak
“Festival Al Banjari ini menjadi sarana efektif untuk membentengi anak-anak dari pengaruh negatif pergaulan modern. Melalui kegiatan ini, mereka dapat menyalurkan bakat sekaligus memperkuat akhlak dan spiritualitas,” ujar Muhlisin Mufa.
Ia menambahkan, lantunan shalawat dan syair bernilai Islami dalam festival ini mengajarkan siswa untuk menghayati makna religius yang mendalam, sekaligus menumbuhkan pribadi berakhlakul karimah.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Lamongan, Asman, menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga berbudaya Islami.
“Selain ajang perlombaan, festival ini kami jadikan sarana menumbuhkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap seni Islami,” jelasnya.
Baca juga : Suhu di Kabupaten Kediri Capai 35 Derajat Celcius, BPBD Imbau Warga Waspada dan Jaga Kesehatan
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta dan masyarakat sekitar yang turut hadir memberikan dukungan, menjadikan perayaan Hari Santri Nasional di Lamongan semakin semarak dan bermakna.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin
