Kediri, LINGKARWILIS.COM — Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kediri yang digelar di Hotel Lotus Garden menghasilkan tiga nama kandidat calon ketua untuk periode 2026–2031.
Tiga kandidat tersebut muncul dalam Sidang Pleno IV yang diikuti sekitar 46 peserta dari Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) di tiga kecamatan, yakni Kota, Mojoroto, dan Pesantren.
Adapun ketiga figur yang diusulkan yakni KH Oeng Abdul Mu’id atau Gus Muid, Afif Fachrudin Wijaya, serta Siti Aminah.
Mantan Ketua DPC PKB Kota Kediri, Gus Muid, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian Muscab berlangsung lancar tanpa kendala. Seluruh agenda persidangan, termasuk pleno, dapat diselesaikan sesuai rencana.
Baca juga : Ular Masuk Mesin Mobil, Damkar Kediri Lakukan Evakuasi
“Salah satu agenda utama adalah pengumuman calon ketua. Berdasarkan hasil penjaringan dari DPW yang disampaikan dalam sidang, terdapat tiga nama yang diusulkan,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Ia menambahkan, forum sempat membuka peluang penambahan kandidat. Namun, peserta sepakat tiga nama tersebut dinilai cukup untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Selanjutnya, para kandidat akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sebelum keputusan akhir ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
Menurutnya, pelaksanaan Muscab tahun ini berbeda dibanding sebelumnya, karena peserta hanya berasal dari tingkat PAC tanpa melibatkan ranting.
Gus Muid memperkirakan proses penetapan ketua tidak akan berlangsung lama. “Kemungkinan sekitar satu bulan ke depan sudah ada keputusan,” imbuhnya.
Ia menegaskan, siapapun yang terpilih diharapkan mampu meningkatkan kinerja partai, baik dalam perolehan kursi legislatif, peningkatan suara, maupun perjuangan aspirasi masyarakat.
Baca juga : Diduga Edarkan Sabu, Penjual Es Teh Asal Kediri Ditangkap Satresnarkoba Polres Jombang
“Tantangan ke depan cukup berat, terutama secara elektoral. Perlu upaya serius untuk meningkatkan perolehan suara sekaligus memperkuat kerja-kerja kerakyatan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa komposisi pemilih muda pada Pemilu 2029 diperkirakan mencapai lebih dari 60 persen. Kondisi tersebut menuntut strategi baru agar partai mampu menarik minat generasi muda.
Sementara itu, Afif Fachrudin Wijaya menilai Muscab kali ini menjadi momentum penting untuk regenerasi kepemimpinan di tubuh PKB Kota Kediri.
“Muscab ini menjadi ajang regenerasi. Siapapun yang terpilih harus mampu mendongkrak perolehan suara pada Pemilu 2029,” ujarnya.
Ia juga menargetkan PKB Kota Kediri mampu meraih lima kursi di DPRD pada pemilu mendatang. “Target kami lima kursi, tentu membutuhkan kerja sama seluruh elemen partai,” tambahnya.
Kegiatan Muscab turut dihadiri perwakilan DPP dan DPW PKB, jajaran pengurus partai, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, tokoh masyarakat, serta unsur Nahdlatul Ulama, termasuk MWC NU dan PC NU.***
Reporter : Eli Burhan
Editor : Hadiyin





